Kalah di quick count Pilgub Jabar, Sudrajat tunggu hasil penghitungan KPU
Merdeka.com - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar nomor urut 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) beserta tim pemenangannya menghargai hasil quick count. Meski begitu, mereka masih menilai terlalu dini menggantungkan kemenangan berdasarkan hasil tersebut.
Ketua Tim Pemenangan (Asyik), Haru Suandharu mengaku akan menunggu hasil rekapitulasi manual dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar.
"Kami menghargai hasil penghitungan cepat yang ditayangkan oleh beberapa statsiun tv," katanya saat menggelar konferensi pers di Hotel Preangerz Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Rabu (27/6).
"Tapi, kami menilai tidak ada satupun yang bisa mengklaim kemenangan (berdasarkan penghitungan cepat," ucapnya.
Selain menunggu hasil penghitungan manual dari KPU, Haru akan melakukan penghitungan internal sebagai pembanding.
"Terima kasih relawan dan kader yang sudah berjuang. Pilgub Jabar belum selesai. Tolong C1 diamankan semuanya. Nanti kita akan tahu Gubernur Jawa Barat yang sebenarnya," ucap Haru.
Di tempat yang sama, Sudrajat meyakini pertarungan di Pilgub Jabar belum final. Ia memilih satu suara dengan Haru yang menunggu hasil resmi manual dari KPU.
"Masih banyak suara yang belum dihitung. Ada 75 ribu TPS, angka yang besar. Apa yang disampaikan quick count belum bisa merepresentasikan pemenang," imbuhnya.
"Tidak ada satupun yang bisa mengklaim kemenangan," pungkasnya.
Sementara Ahmad Syaikhu memilih tidak berkomentar mengenai hasil penghitungan cepat yang ada.
Diberitakan merdeka.com sebelumnya, hasil hitung cepat dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA di Pilgub Jawa Barat pasangan nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum unggul sementara. Pasangan yang diusung NasDem, Hanura, PPP dan PKB ini mendapatkan suara sementara 32,24 persen.
Pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu menempati urutan kedua dengan suara sementara 27,36 persen. Pasangan yang diusung Gerindra, PKS dan PAN ini masih menempel ketat duo DM.
Di posisi ketiga pasangan ditempati Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diusung Demokrat dan Golkar. Dua DM ini mendapatkan suara sementara 26,79 persen.
Pasangan yang diusung PDIP, Tb Hasanuddin-Anton Charliyan tetap menempati urutan terbawah dengan suara 13,11 persen.
Hasil hitung cepat ini berdasarkan 80 persen suara masuk pada pukul 15,15 WIB. Tingkat partisipasi pemilih berada di angka 65,98 persen. Data memiliki margin error 1 persen.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya