Kaki Bocah SD Putus Ditabrak Pikap di Tangerang

Rabu, 28 Agustus 2019 21:15 Reporter : Kirom
Kaki Bocah SD Putus Ditabrak Pikap di Tangerang Ilustrasi Kecelakaan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Peristiwa nahas dialami pelajar Sekolah Dasar (SD) di Tangerang. Siswa SD itu menjadi korban kecelakaan pikap di Jalan Raya Legok RT 05 RW 01 Desa Babat, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang.

Informasi itu lantas menyebar di aplikasi percakapan WhatsApp. Korban berinisial K (11). Kecelakaan itu membuatnya kehilangan pergelangan kaki kanan. Polisi membenarkan insiden tersebut.

"Benar, kejadiannya Senin (26/8), sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, korban sedang menunggu dijemput usai pulang sekolah," kata Kanit Laka Lantas Polsek Legok, Iptu Bambang saat dikonfirmasi, Rabu (28/8).

Bambang mengatakan, peristiwa nahas yang menyebabkan kaki pelajar SD itu putus bermula saat dua kendaraan truk dan pikap terlibat kecelakaan. Kemudian pikap oleng dan menabrak korban.

"Antara kendaraan roda 6 colt diesel B9950 NDC bertabrakan dengan kendaraan roda 4 B9378 WUC. Kemudian kendaraan pikap oleng dan menabrak siswa yang sedang menunggu di jemput di bawah pohon di lokasi," ujar dia.

Korban saat ini menjalani perawatan di RS Siloam Tangerang. "Korban sudah ditangani medis, lanjut operasi untuk luka. Benar kakinya putus akibat ditabrak kendaraan pikap," ucap Bambang.

Kecelakaan ini membuat heboh warga karena viral di media sosial. Video itu menjadi heboh lantaran rekaman berdurasi 13 detik memperlihatkan korban menahan sakit usai ditabrak itu disebar oleh Kelompok Kerja Lembaga Perlindungan Anak Kecamatan Legok.

"Benar memang saya sampaikan video dan pesan dari LPA Pokja Kecamatan Legok, kepada para guru dan kontak di handphone saya, tujuannya agar kejadian ini menjadi kewaspadaan kita semua, para orang tua, guru dan siswa," ucap Radi anggota Pokja LPA Kecamatan Legok, Rabu (28/8).

Dalam pesan yang dia sebar melalui media sosial WhatsApp itu, dia mengajak seluruh wali murid, guru dan anak pelajar waspada ketika menunggu kendaraan di tengah jalan.

Sebab, dalam video yang tersebar itu menceritakan kecelakaan lalu lintas yang terjadi antara dua kendaraan roda 4 dan 6 hingga menabrak seorang siswa SD yang menunggu orang tuanya menjemput.

Dalam video berdurasi 13 detik itu tampak korban tergeletak menahan sakit setelah kaki sebelah kanan korban putus. Korban yang berada kira-kira 2 meter dari lokasi putusnya kaki, hanya bisa meronta kesakitan.

"Kita hanya menerima pengaduan saja, untuk kronologinya kita kurang paham. Setahu saya, kejadian itu terjadi hari Senin (26/8), dua hari lalu," jelas Rama, Anggota LPA Kecamatan Legok, Rabu (28/8) di konfirmasi.

Radi menerangkan, berdasarkan informasi yang beredar, kecelakaan itu terjadi saat korban sedang menunggu dijemput oleh orang tuanya (Ayah) selepas jam sekolah sekitar pukul 12.00 WIB.

Atas insiden itu, LPA Kecamatan Legok mengimbau kepada para orang tua dan pihak sekolah untuk lebih memperhatikan peserta didiknya, selapas bersekolah.

"Kita mengimbau kepada orang tua, serta guru-guru agar memberikan arahan bagi anak muridnya yang memang dijemput usai sekolah, menunggu di dalam sekolah," tandas dia.

Menurutnya, jika menunggu di luar sekolah, tak akan ada pihak yang menjamin keselamatan anak. "Misalnya bila terjadi kecelakaan, atau hal-hal yang tidak diinginkan lainnya," kata dia.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin membenarkan peristiwa itu, saat ini korban dalam perawatan medis RS Siloam Hospital Lippo Village. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan
  2. Tangerang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini