Kak Seto: Tayangan Yuk Keep Smile TransTV tak edukatif

Senin, 30 Desember 2013 10:21 Reporter : Lia Harahap
Kak Seto: Tayangan Yuk Keep Smile TransTV tak edukatif Goyang oplosan show imah. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Tayangan Yuk Keep Smile (YKS) di Trans TV mulai meresahkan. Bagaimana tidak, program yang tayang setiap hari dengan durasi lebih kurang 4 jam, menampilkan guyonan kasar sampai goyangan sedikit erotis.

Padahal, acara ini tak hanya ditonton orang dewasa tapi juga anak-anak. Bahkan bocah-bocah itu juga mahir sekali menirukan berbagai joget yang ditampilkan mulai dari Caisar, kereta malam sampai oplosan.

Pemerhati anak, Seto Mulyadi, juga menilai program yang dibawakan artis Olga Syahputra, Raffi Ahmad, Adul, Soimah, Denny dan Wendy cagur, sudah sangat memprihatinkan dan merusak mental anak. Dia tak sedikit pun melihat ada nilai edukasi yang diberikan meski tayang berjam-jam.

"Saya juga dari awal protes keras dengan acara itu. Tidak edukatif, sampai ada anak-anak kecil juga ikut di acara itu," kata pria yang akrab disapa Kak Seto itu pada merdeka.com, Senin (30/12).

Dia sangat menyayangkan stasiun televisi selevel Trans TV tidak mempertimbangkan nilai-nilai pendidikan dan moral dari setiap program yang mereka buat. Kak Seto berharap Trans TV selaku penanggung jawab program itu bersedia mengevaluasi meski sifat tayangan itu hiburan.

"Mohon Trans TV berkenan meninjau kembali program itu. Memang untuk hiburan itu oke, tapi mohon tetap ada idealismenya," tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, KPAI dan KPI juga tengah menyoroti program YKS. Sebabnya, banyak anak-anak kecil yang terkena dampak dari guyonan dan joget yang disuguhkan. Apalagi belakangan, gerakan salah satu joget yakni goyang oplosan sedikit erotis.

Gerakan joget itu sendiri sebenarnya simpel. Ketika lagu sudah memasuki bagian reff, sekelompok orang membuat barisan berjejer dan menghadap ke kanan atau ke kiri secara bergantian. Kemudian, tangan kanan berada di kening, dan tangan kiri di pinggang belakang, dan bagian panggul ditonjolkan ke depan.

Pinggul kemudian diayun-ayunkan naik turun. badan pun ikut bergerak maju mundur. Gerakan ini berulang dilakukan sampai bagian reff lagu selesai. [lia]

Baca juga:
Goyang oplosan meresahkan, KPI pelototi program Yuk Keep Smile
KPAI nilai goyang oplosan di 'Yuk Keep Smile' meresahkan
Bonus acara YKS jadi modal buat menikah
Produser berharap Yuk Keep Smile bisa bertahan 5 tahun lagi
Caisar, dari tukang ojek jadi orang beken

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini