Better experience in portrait mode.
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Jampidum Kejagung Fadil Zumhana Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Melalui laman akun Instagram resmi mengabarkan bahwa Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Fadil Zumhana meninggal dunia.

Jaksa Agung beserta jajaran menghaturkan duka mendalam, semoga Allah SWT memberikan ampunan dan menempatkan beliau di tempat yang terbaik di sisi Allah, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan.

Fadil Zumhana Harahap, dilantik sebagai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (JAM-Pidum) oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin pada tahun 2020 lalu. Sosoknya mampu menjalani pekerjaannya dengan profesional dan penuh tanggung jawab.

JAM-Pidum Fadil Zumhana telah memiliki pengalaman dalam dunia Adhyaksa dan pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya. Kabar duka ini merupakan kehilangan besar bagi Kejaksaan Agung RI.

Geser👉
Terbongkar, Ini Cara Mantan Sekuriti Ambil Foto dan Video Pribadi Ria Ricis untuk Alat Memeras

Terbongkar, Cara Mantan Sekuriti Ambil Foto dan Video Pribadi Ria Ricis

Terbongkar, cara mantan sekuriti mengambil foto dan video pribadi Ria Ricis untuk alat memeras.

Seorang pria inisial AP (29) berurusan dengan polisi karena mengancam dan memeras selebgram Ria Ricis. AP menggunakan foto dan video pribadi Ria Ricis yang didapatkan dari rekaman CCTV di sekitar rumahnya.

AP pernah bekerja sebagai sekuriti di rumah Ria Ricis dan mendapatkan foto dan video dari ponsel Ria Ricis yang diberikan saat bertugas. Tidak ada foto atau video vulgar yang diancam untuk disebarkan.

Polisi mengimbau kepada masyarakat agar menghapus data pribadi di ponsel sebelum memberikannya kepada orang lain. AP ditangkap dan dijerat dengan Pasal 27 B ayat (2) jo Pasal 45 dan/atau Pasal 30 ayat (2) jo Pasal 46 dan/atau Pasal 32 ayat (1) jo Pasal 48 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Geser👉
Terbang ke Rusia, Airlangga Dorong Kerja Sama Ekonomi

Airlangga Dorong Kerja Sama Ekonomi dengan Rusia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja ke Rusia untuk mendorong kerja sama ekonomi.

Dalam pertemuan dengan Menteri Perdagangan Eurasian Economic Commission, Airlangga membahas percepatan penyelesaian perundingan Indonesia-EAEU FTA dan peningkatan ekspor minyak sawit ke negara-negara anggota EAEU.

Airlangga juga melakukan pertemuan dengan perusahaan terkemuka Rusia, Rosatom, untuk membahas kerja sama pengembangan energi nuklir dan revitalisasi jalur penerbangan langsung antara Moskow-Bali.

Kunjungan kerja Airlangga bertujuan untuk memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Rusia, serta meningkatkan nilai ekspor dan kerja sama di berbagai sektor. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Pemilik Akun Facebook Icha Shakila Diperdaya Buat Konten Vulgar Bersama Anak Kandung

Pemilik Akun Facebook Icha Shakila Diperdaya Buat Konten Vulgar Bersama Anak Kandung

Kasus video ibu cabuli anak, pemilik akun Facebook Icha Shakila juga diperdaya untuk membuat konten asusila.

S, pemilik asli akun Icha Shakila, dimintai keterangan oleh polisi karena akunnya menyuruh dua ibu membuat video vulgar bersama anak kandung mereka.

Pemilik akun M menjanjikan pekerjaan dengan gaji besar kepada S, namun dengan syarat membuat video atau foto yang mengandung unsur asusila.

S menolak permintaan pemilik akun M dan akhirnya diintimidasi dengan ancaman menyebarkan video atau foto yang sudah dikirim sebelumnya. Polisi sedang memburu pemilik akun M dan penyebar video vulgar bersama anak kandung.

Geser👉
Aksi Sigap Polantas Bantu Pemotor Bawa 'Gunungan' Kardus Hingga Sewa Angkot, Banjir Pujian Warganet

Polisi Sigap Bantu Pemotor Bawa 'Gunungan' Kardus

Seorang polisi yang sigap membantu pemotor yang membawa tumpukan dus viral di media sosial.

Polisi tersebut meminta pemotor untuk menepi dan menghampirinya, lalu memberhentikan angkot dan meminta membawakan kardus-kardus milik pemotor.

Barang-barang tersebut diturunkan dari motor dan dimasukkan ke dalam angkot yang sudah disewa polisi. Aksi ini mendapat pujian dari warganet.

Polisi yang mengayomi masyarakat ini patut dicontoh. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Tanggungjawab Atasan Bisa Berpindah ke Bawahan?

Tanggungjawab Atasan Bisa Berpindah ke Bawahan?

Ahli Pidana Universitas Pancasila Jakarta, Agus Surono menyebut tanggungjawab seorang atasan dapat berpindah ke bawahannya.

Agus menjelaskan bahwa jika bawahan menyelewengkan perintah atasan, tanggungjawab dapat beralih kepada atasan.

Kuasa hukum SYL, Djamaluddin Koedoeboen menambahkan bahwa jika bawahan melanggar hukum tanpa perintah atasan, pertanggungjawaban masih harus ditentukan.

Ahli Pidana Agus Surono menekankan bahwa prinsip hukumnya adalah tidak boleh membebankan perbuatan seseorang kepada orang lain yang tidak melakukannya.

Geser👉
Video Ejek 'Darah Anak Palestina' Viral

Video Ejek 'Darah Anak Palestina' Viral

Sebuah video ejekan 'darah anak Palestina' viral dan mendapat kecaman dari netizen.

Lima siswi SMP di Jakarta dihujat usai video ejek tersebut menyebar. Mereka menyesali perbuatannya dan sempat menangis ketakutan.

Pihak Disdik DKI Jakarta akan memberikan pembinaan kepada kelima siswi tersebut. Mereka juga dilindungi dari aksi perundungan dengan bantuan KPAI.

Video tersebut dianggap keterlaluan dan mencederai toleransi. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
Sopir Angkot Ditembak dan Dibakar KKB di Papua

Sopir Angkot Ditembak dan Dibakar KKB di Papua

Sopir angkot ditembak dan dibakar oleh KKB di Papua.

Jenazah korban dievakuasi ke Timika menggunakan pesawat Reven PK-RVV.

Satgas Damai Cartenz berupaya menciptakan keamanan di Papua.

Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Brimob Batalyon C Polda Papua mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Paniai.

Geser👉
Habib Luthfi: Saya Bukan Orang Partai

Habib Luthfi: Saya Bukan Orang Partai

Habib Luthfi bin Yahya menegaskan dirinya tak membahas soal politik saat bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta.

Habib Luthfi mengaku hanya membahas hal pribadi dengan Jokowi, namun tidak menjelaskan detailnya.

Habib Luthfi merupakan salah satu ulama yang dekat dengan Presiden Jokowi dan ditunjuk sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Pada Pilpres 2024 lalu, Habib Luthfi masuk ke jajaran tim kampanye Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Geser👉
Nestapa Mbah Darmi, Nenek Renta Pencari Keadilan Usai Dihukum Bui karena Pukul Keponakan dengan Gagang Sapu

Nestapa Mbah Darmi: Nenek Renta Pencari Keadilan

Nestapa Mbah Darmi, seorang nenek renta yang mencari keadilan setelah dihukum penjara karena memukul keponakannya.

Mbah Darmi, yang sudah berusia 53 tahun, harus menjalani eksekusi penjara selama satu bulan lima belas hari hanya karena perselisihan kecil dengan sang keponakan.

Mbah Darmi mengajukan banding atas vonis tersebut, dengan alasan bahwa insiden tersebut bukanlah persoalan besar dan ia merasa tidak mendapatkan keadilan.

Penasihat hukum Mbah Darmi berharap bahwa kebenaran materiil akan terungkap dalam upaya banding di Pengadilan Tinggi dan Mbah Darmi bisa bebas dari hukuman penjara.

Geser👉
SYL Perintahkan Anak Buah Penuhi Kebutuhan Pribadi, Ahil Sebut Bawahan Harus Berani Tolak Atasan yang Tak Sesuai

Anak Buah Harus Berani Tolak Atasan

Ahli Pidana Universitas Pancasila Jakarta, Agus Surono menyebut seorang bawahan semestinya dapat menolak perintah atasannya apabila ada perintah yang bertentangan dengan etik dan peraturan yang ada.

Agus yang dihadirkan sebagai saksi ahli meringankan untuk eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menjelaskan bahwa penyalahgunaan kekuasaan dengan penyalahgunaan kewenangan merupakan dua hal yang berbeda, namun keduanya melibatkan perintah dari atasan.

Ahli Pidana dari Universitas Pancasila Jakarta, Agus Surono, mengatakan bahwa seorang bawahan harus memiliki itikad menolak apabila perintah atasan tidak sesuai dengan kode etik dan aturan yang berlaku.

Menurut Agus, hal ini didukung oleh Pasal 49 KUHAP yang memberikan peluang bagi bawahan untuk menolak perintah yang tidak sesuai dengan kode etik dan aturan. Penolakan perintah adalah suatu keharusan bagi seorang bawahan.

Geser👉
Truk Es Krim Kecelakaan di Tol Lingkar Luar Jakarta

Truk Es Krim Kecelakaan di Tol Lingkar Luar Jakarta

Sebuah truk boks pengangkut es krim mengalami kecelakaan lalu lintas di KM 19.200 B Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta.

Pengemudi truk diduga mengantuk dan menabrak dump truk yang mengalami gangguan pecah ban.

Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun muatan truk es krim tumpah ruah di jalan tol sehingga menghambat arus lalu lintas.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan oleh kepolisian. Geser ke atas untuk membaca ringkasan menarik lainnya.

Geser👉
VIDEO: Tegas PDIP di DPR Tolak Pemberian Izin Tambang, Ormas Keagamaan Bukan untuk Cari Untung!

PDIP Tolak Izin Tambang Ormas Keagamaan

PDIP di DPR menolak pemberian izin tambang kepada ormas keagamaan, mengundang perhatian publik.

Dalam rapat dengan Komisi VI DPR, anggota PDIP mengkritik Menteri Investasi terkait pemberian izin kelola tambang kepada ormas keagamaan.

Anggota DPR menyatakan bahwa ormas keagamaan bukanlah untuk mencari untung, sehingga pemberian bisnis lebih tepat diberikan kepada persero.

Ringkasan ini mengungkap penolakan PDIP terhadap izin tambang ormas keagamaan dan kritik anggota DPR terhadap Menteri Investasi. Ormas keagamaan seharusnya tidak mencari untung.

Geser👉