Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jumlah penerima PKH di Takalar pada 2016 meningkat jadi 2.824 orang

Jumlah penerima PKH di Takalar pada 2016 meningkat jadi 2.824 orang Mensos. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabupaten Takalar, Sulsel, mendapat penambahan jumlah ibu-ibu penerima bantuan Program Keluarga Harapan sebanyak 2.824 pada tahun 2016. Menteri Sosial Khofifah Indar Parwansa menjelaskan penambahan jumlah cakupan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ini merupakan upaya pemerintah untuk mempercepat pengentasan kemiskinan di Kab Takalar.

"Kabupaten Takalar ini jumlah penerima PKH nya ditambah 2.824 KPM baru pada tahun ini. Jadi total keseluruhan mencapai 6.351 KPM dengan adanya penambahan baru tersebut," kata Mensos, Minggu (25/12).

Mensos menjelaskan Desember ini merupakan pencairan bansos PKH tahap ke-4 melalui PT POS senilai Rp 7,8 miliar. Diharapkan dana ini bisa membantu ibu-ibu penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan di bidang pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

Bantuan sosial PKH merupakan bansos bersyarat, karena penerima PKH mempunyai kewajiban antara lain menyekolahkan anak anaknya, melakukan imunisasi bagi balita dan ibu hamil dan memperbaiki gizi anak-anaknya.

"Kompleksnya permasalahan kemiskinan, pemerintah pusat berharap pemda juga membantu dan dan mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui APBD, khususnya untuk program PKH. Kab Luwu Utara misalnya sudah menambah insentif buat pendamping sampai Rp 1 juta per bulan selain biaya operasional lainnya. Ini patut diapresiasi," tandas Khofifah.

"Pengentasan kemiskinan perlu kerjasama antara pemerintah pusat dan pemda. Dengan kerjasama ini maka pengentasan kemiskinan bisa cepat terlaksana," tambah Khofifah.

Selain PKH, tahun 2016 ini warga Kab Takalar menerima bantuan beras sejahtera senilai Rp 23,4 miliar yang diperuntukkan bagi 17 ribu lebih keluarga. "Beras yang diterima masyarakat kualitasnya harus baik dan tidak boleh yang berkutu. Saya selalu sempatkan cek di gudang Bulog keberadaan dan kualitas beras yang akan dibagikan kepada masyarakat," katanya.

"Didik anaknya ibu, yang kita keluarkan dari mulut kita adalah bertutur yang baik, bertutur yang positif. Jangan pernah yang keluar dari mulut kita yang kurang baik untuk anak kita," kata Khofifah.

"Kita adalah panutan bagi anak-anak kita dan anak-anak kita adalah generasi penerua bangsa. Mudah-mudahan Allah anugerahkan putra-putri yang soleh dan soleha. Saya ingin ketemu dengan bahagia ibu-ibu di Takalar," imbuhnya sembari menyapa dan menyalami ibu-ibu yang hadir.

Menurut Khofifah, penyaluran bantuan Program Keluarga Harapan pada tahun ini sudah lebih dari 90 persen tersalurkan. Dan program ini akan tetap dilanjutkan untuk 2017 dengan target 3 juta KPM secara tunai melalui Kantor Pos dan 3 juta KPM lagi secara non tunai melalui Bank-bank HIMBARA.

Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Harry Hikmat menjelaskan jumlah bansos yang diberikan pemeritah di kabupaten Takalar pada tahun ini selain PKH dan Rastra meliputi Bantuan kompensasi WNI eks Timtim di luar Provinsi NTT Rp 320 juta, Bansos Lansia Rp 212 juta, bagi 106 jiwa, Bansos penyandang disabilitas Rp 999 juta.

"Semua bantuan ini merupakan komitmen pemerintah untuk membantu warganya di seluruh tanah air," jelas Harry. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP