Jual harta karun Kerajaan Sriwijaya, warga OKI kantongi puluhan juta

Rabu, 6 September 2017 23:03 Reporter : Irwanto
Jual harta karun Kerajaan Sriwijaya, warga OKI kantongi puluhan juta Warga OKI berburu harta karun kerajaan sriwijaya. ©2017 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Selama tiga tahun terakhir aktivitas perburuan harta karun diduga peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Kecamatan Cengal, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan semakin ramai. Makin banyak warga yang berburu harta karun karena keuntungan yang didapat sangat menggiurkan.

Kasubag Media dan Komunikasi Publik Setda OKI, Adiyanto mengungkapkan, warga menjual benda-benda diduga harta karun ke toko-toko emas di Palembang. Baru-baru ini ada warga yang menjual keong emas seharga Rp 32 juta.

"Ada ratusan penemuan, tapi kebanyakan sudah dijual karena harganya cukup mahal," ungkap Adiyanto, Rabu (6/9).

Karena banyaknya penemuan, ada warga yang berinisiatif menjadi pengepul sebelum dijual ke luar kampung. Namun, Adiyanto mengaku tidak mengetahui barang tersebut dilebur menjadi perhiasan kembali atau hanya sebatas koleksi.

"Belum tahu, belum dapat informasi soal itu. Warga hanya menjual saja lewat pengepul," ujarnya.

Agar tak lagi diperjualbelikan secara bebas, Pemkab OKI bekerja sama dengan arkeolog Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jambi, tengah menggodok peraturan khusus terkait penemuan harta karun. Sebab, harta itu merupakan peninggalan sejarah dan dapat diteliti lebih jauh.

"Kita sayangkan dijual bebas begitu karena bersejarah. Nanti bakal dikasih upah capek begitu, biar setimpal dengan jerih payah warga," ucapnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Harta Karun
  2. Ogan Komering Ilir
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini