Jokowi Tak Mau Lagi Bicara Masalah Dunia: Nanti Ada yang Bilang Menakut-nakuti Rakyat

Jumat, 2 Desember 2022 14:22 Reporter : Supriatin
Jokowi Tak Mau Lagi Bicara Masalah Dunia: Nanti Ada yang Bilang Menakut-nakuti Rakyat Jokowi hadiri Nusantara Bersatu. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi kini enggan berbicara tentang masalah yang sedang dihadapi dunia. Misalnya, soal krisis pangan, energi, hingga finansial dampak pandemi Covid-19 dan perang Rusia-Ukraina.

Jokowi mengungkap alasannya. Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, ada yang menganggap dirinya menakut-nakuti masyarakat jika berbicara tentang masalah global.

“Saya tidak ingin bicara mengenai problem dunia, karena nanti ada yang menyampaikan presiden menakut-nakuti saja setiap sambutan,” kata Jokowi dalam acara Kompas100 CEO Forum Tahun 2022 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/12).

Jokowi memilih berbicara mengenai optimisme dalam menghadapi masa mendatang. Dia menyebut, Indonesia memiliki potensi besar yang sering dilupakan.

Salah satu potensi Indonesia adalah sumber daya alam dan sumber daya manusia yang melimpah. Selain itu, Indonesia memiliki pasar yang besar.

“Inilah kekuatan yang sering tidak kita sadari. Dan harus saya ingatkan terus, termasuk posisi kita di jalur perdagangan dunia. Kekuatan ini yang harus kita ingat-ingat terus dalam rangka membangun strategi besar bisnis negara, strategi besar ekonomi negara, agar kita bisa mencapai visi yang kita inginkan,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

PKS Nilai Jokowi Menakut-nakuti Rakyat

Sebelumnya, Jokowi mengingatkan, Pemilu 2024 digelar di tengah kondisi ekonomi global yang suram. Pernyataan tersebut dikecam oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Anggota Komisi II DPR Fraksi PKS Mardani Ali Sera meminta Jokowi tidak menggunakan narasi menakut-nakuti. Pemilu adalah pesta demokrasi. Seharusnya disambut rakyat dengan bahagia. Bukan dicederai dengan narasi ketakutan.

"Pemilu adalah pesta. Mestinya rakyat bahagia. Jangan cederai pesta demokrasi dengan info-info yang menakutkan," ujar Mardani kepada wartawan, Jumat (2/12).

Jokowi diminta memberikan inspirasi kepada masyarakat. Bukan membuat takut masyarakat.

"Pemimpin itu memberi inspirasi. Memberi semangat. Bukan menakut-nakuti. Apalagi membuat rakyat menderita," kata Mardani.

Ketua DPP PKS ini bilang, sudah tugas Jokowi memastikan keuangan dan ekonomi negara aman. Jangan membebani masyarakat lagi yang sudah susah.

"Tugas pemerintah menjaga ekonomi negara. Masyarakat sudah susah dengan BBM dan harga barang naik," kata Mardani. [tin]

Baca juga:
Ini 5 Ancaman Ekonomi yang Diwaspadai Bank Indonesia, Termasuk Cash is King
Jokowi Tak Mau Lagi Bicara Masalah Dunia: Nanti Ada yang Bilang Menakut-nakuti Rakyat
Jokowi Ingatkan Menteri: Super Hati-Hati Buat Kebijakan, Jangan Salah Sekecil Apapun
PKS Kritik Jokowi soal Pemilu di Tengah Ekonomi Suram: Jangan Menakut-nakuti Rakyat
Jokowi: Semua Kepala Negara Pusing karena Krisis, Indonesia Tidak

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini