Jokowi Minta Rektor Fasilitasi Mahasiswa untuk Bersaing di Bursa Kerja

Selasa, 27 Juli 2021 11:48 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jokowi Minta Rektor Fasilitasi Mahasiswa untuk Bersaing di Bursa Kerja Joko Widodo. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi Covid-19 merupakan rangkaian dari distrupsi. Dunia pendidikan juga telah terdistrupsi. Sebab itu, dia meminta agar para lembaga pendidikan untuk memperkuat edutech.

"Lembaga pendidikan tinggi mau tidak mau harus memperkuat posisinya sebagai edutech institution. Teknologi paling dasar adalah pembelajaran memanfaatkan teknologi digital, digital learning bukan hanya digunakan untuk memfasilitasi pengajaran oleh dosen internal kampus kepada mahasiswa," kata Jokowi saat memberikan arahan acara Forum Rektor Indonesia 2011 dalam siaran vitrual, Selasa (27/7).

Jokowi pun mengingatkan terpenting saat ini adalah memfasilitasi mahasiswa untuk belajar kepada siapun hingga tentang apapun. Serta pembelajaran dari para praktisi termasuk pelaku industri sangat penting untuk difasilitasi.

"Kurikulum harus memberikan bobot SKS yang jauh lebih besar bagi mahasiswa untuk belajar dari praktisi dan industri. eksposur mahasiswa dan dosen kepada industri teknologi masa depan harus ditingkatkan," katanya.

Pengajar dan mentor dari pelaku industri magang mahasiswa ke dunia industri dan bahkan industri sebagai tenant di dalam kampus harus ditambah. Termasuk kata dia organisasi praktisi lainnya juga harus diajak berkolaborasi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga meminta kepada para rektor bahwa lembaga pendidikan tinggi harus bekerja untuk kemanusiaan dan kemajuan bangsa. Lalu memecahkan masalah-masalah sosial dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Serta dengan inovasi secara berkelanjutan.

Perspektif kewirausahaan, kata dia, juga sangat penting agar perguruan tinggi bisa melakukan upaya secara berkelanjutan. Selain memperkokoh karakter kebangsaan berdasarkan Pancasila, kata Jokowi para mahasiswa harus dididik dalam ekosistem tersebut.

"Ekosistem yang mendorong sosioteknoenopreneur, memecahkan masalah sosial dengan memanfaatkan teknologi secara inovatif dan berkewirausahaan," ungkapnya.

Dia pun meminta agar mahasiswa diberikan fasilitas. Sehingga kata dia bisa bersaing di pasar kerja.

"Harus mampu menjadi industriawan yang menciptakan lapangan kerja, mampu meningkatkan status sosialnya membuat dirinya naik kelas dan menjadikan UMKM Indonesia juga naik kelas bersama-sama. Itulah semangat sosioteknoenopreneur yang tadi saya katakan," pungkasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini