Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Mengaku Makin Kurus Gara-Gara Tak Bisa Makan Siang Selama Kampanye

Jokowi Mengaku Makin Kurus Gara-Gara Tak Bisa Makan Siang Selama Kampanye Capres Jokowi kampanye di Palembang. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi menyapa warga Ngawi di GOR Bung Hatta Jawa Timur, Selasa (2/4). Ini dilakukan Jokowi usai berkampanye di Palembang.

Dalam kampanye kali ini, Jokowi didampingi sang istri, Iriana Jokowi, anggota Dewan Pengarah TKN Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua TKN Erick Thohir dan politikus PDI Perjuangan Johan Budi.

Saat menyampaikan orasi politik, Jokowi menceritakan padatnya agenda kampanye jelang pencoblosan Pilpres 2019. Dalam sehari saja, Jokowi mengaku harus mendatangi empat provinsi.

"Pagi subuh tadi, jam 9 terbang ke Palembang dari Papua Barat. Sampai sana siang. Sore dari Palembang terbang ke Solo. Solo tadi saya mandi, Maghrib kemudian berangkat ke sini. Berarti hari ini saya sudah berpindah dari 4 provinsi. Provinsi Papua Barat, Sumsel, Jateng, Jatim," kata Jokowi.

Jokowi merasa berat badannya semakin menurun. Sebab, terkadang dirinya tak sempat makan siang lantaran harus bertolak dari satu kota ke kota lain untuk berkampanye.

"Tambah kurus. Sehari gimana pindah 4 provinsi tadi. Bayangkan, pindah-pindah. Kadang siang enggak bisa makan, (saya dikasih tahu) 'pak ini pesawat harus terbang'. Yaudah, nggih," jelasnya.

Wakil Ketua TKN, Abdul Kadir Karding mengatakan kedatangan Jokowi di Ngawi untuk bersilaturahmi sekaligus meminta restu jelang pencoblosan Pilpres 2019. Selain itu, Jokowi ingin menyerap aspirasi warga Ngawi setelah adanya pembangunan infrastruktur.

Pertengahan Desember lalu, Jokowi sebagai presiden meresmikan empat ruas jalan tol Trans Jawa di Jawa Timur. Empat ruas itu meliputi Ngawi-Kertosono, Jombang-Mojokerto, relokasi jalan tol Porong-Gempol dan ruas tol Gempol-Pasuruan.

"Pak Jokowi ingin hadir di Ngawi untuk menyapa dan menyerap apa yang diinginkan rakyat setelah ada pembangunan di kawasan itu," ujarnya.

Karding melanjutkan, jika Jokowi-Ma'ruf terpilih pada Pilpres 2019 maka kualitas pendidikan dan kesehatan warga Ngawi ditingkatkan.

"Ini komitmen Jokowi-Ma'ruf. Pilih pemimpin yang memikirkan kebutuhan rakyat," ujarnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP