'Jokowi dan Prabowo' Naik Becak Bareng di Solo

Minggu, 14 Juli 2019 14:03 Reporter : Arie Sunaryo
'Jokowi dan Prabowo' Naik Becak Bareng di Solo Warga bertopeng jokowi dan prabowo naik becak di Solo. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kemeriahan Minggu pagi tampak di area car free day (CFD), Jalan Slamet Riyadi, Solo. Bertepatan dengan momen ulang tahun ke-9 CFD, masyarakat melakukan berbagai kegiatan. Aksi unik dilakukan sejumlah warga di depan Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) cabang Solo.

Dua orang pria bertopeng tiba-tiba menjadi sorotan.Kedua warga Solo itu mengenakan topeng bergambar Jokowi dan Prabowo Subianto. Mereka berjalan bergandengan tangan hingga naik becak berdua.

Aksi mereka mengundang perhatian pengunjung CFD. Warga bahkan berebut salaman dengan warga yang mengenakan topeng wajah tokoh penting tersebut. Sejumlah warga juga tampak asyik mengobrol dengan kedua tokoh.

"Senang melihat pak Jokowi dan pak Prabowo rukun lagi. Harapannya para pendukung di bawah juga mencontoh mereka. Lupakan istilah cebong dan kampret, 01 dan 02. Mari kita bekerjasama membangun bangsa," ujar Angela, warga Colomadu.

Ari, warga yang mengenakan topeng Prabowo menyampaikan, aksi tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap pertemuan hangat Jokowi dan Prabowo di Jakarta kemarin.

"Kami sangat senang, Pak Jokowi dan pak Prabowo bisa bertemu, bisa saling berangkulan. Inilah wujud pemimpin yang bersatu, semoga kita semua yang di bawah juga bisa bersatu seperti mereka," katanya.

Pengunjung lainnya, Rudi Rozali menilai pertemuan Jokowi dan Prabowo membuat kesejukan bagi seluruh warga Indonesia. Pertemuan kedua tokoh bangsa tersebut juga merupakan dorongan moral yang harus diapresiasi dan ditiru masyarakat di kalangan bawah.

"Melihat kejadian kemarin rasanya adem, sejuk di mata mas. Ini dorongan moral yang luar biasa yang ditujukan kepada seluruh rakyat Indonesia. Sehingga bisa menyatukan kembali visi dan misi untuk menjaga kesatuan, persatuan, dan kerukunan NKRI," ucapnya.

Menurutnya, kedua tokoh tersebut bisa menjadi panutan agar ke depan tidak ada lagi perpecahan dan permusuhan. Menurutnya, seluruh anak bangsa harus bersatu untuk membangun Indonesia. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini