JM culik bayi di Depok karena ingin disayang suami kedua
Merdeka.com - Motif JM (43) menculik bayi Aditya Hamizan Purnomo adalah karena pelaku ingin disayang suami keduanya. Sebab, JM mengaku suami keduanya yang berstatus suami siri lebih sayang padanya. Namun dari pernikahan tersebut JM belum dikaruniai anak.
Sedangkan dari suami pertamanya dia sudah punya anak. Suami pertama JM adalah suami sah dan tinggalnya tidak jauh dari rumah Marlina, ibu korban penculikan bayi.
Sedangkan suami kedua yang berstatus suami siri tinggal di sekitaran Sukmajaya Depok juga.
"Tujuan ingin menguasai anak tersebut. Tersangka memiliki dua suami. Yang pertama yang resmi dan tidak jauh dari lokasi kejadian. Suami kedua suami siri yang mengontrak," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto, Selasa (1/5).
Kepada penyidik, JM mengaku tindakan nekatnya itu disebabkan dia ingin disayang suami sirinya. Karena suami sirinya belum memiliki keturunan darinya.
"Namun suami sirinya itu tidak mau karena bukan anak sah yang diadopsi," tukasnya.
Karena ditolak oleh suami sirinya, kemudian JM pun meminta pada US untuk mengasuhnya. US saat itu percaya saja karena sudah lama tak melihat JM. US dulunya adalah tetangga kontrakan JM.
"Pada US pelaku mengaku itu anak kandunganya. Dia (pelaku) mengaku bekerja dan minta bantuan US untuk mengasuh," ungkapnya.
Kendati demikian, polisi masih terus menyelidiki lebih dalam lagi. Termasuk meminta keterangan kedua suami JM. "Apakah ada motif lain yang diinginkan. Ini yang masih kita gali," tutupnya.
JM menculik bayi Aditya di rumah orangtuanya di Kampung Cikumpa, Sukmajaya Depok pada Jumat pagi. Dia membawa bayi itu menggunakan ojek online. Beruntung dalam tiga hari bayi mungil pasangan Marlina dan Ranto Purnomo itu dapat diselamatkan polisi. Kini JM mendekam di sel Polresta Depok.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya