JK yakin pelaku penembakan polisi adalah teroris

Jumat, 9 Agustus 2013 14:52 Reporter : Muhammad Mirza Harera
JK yakin pelaku penembakan polisi adalah teroris Lokasi tembak Aiptu Dwiyatno. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Dalam beberapa hari terakhir, situasi keamanan di Ibu Kota Jakarta cukup menegangkan menyusul tragedi penembakan terhadap aparat kepolisian. Meskipun saat ini polisi disebut-sebut menjadi target penembakan dan sasaran teror, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar polisi tidak kalah.

Menurutnya, ancaman terhadap korps Polri adalah bagian dari risiko tugas sebagai penegak hukum.

"Bagaimana pun juga jangan menyurutkan semangat Polri untuk menjaga keamanan. Jangan karena itu menjadi surut. Karena di mana pun semua petugas keamanan mempunyai risiko. Tidak ada tanpa resiko," tegas Jusuf Kalla di sela-sela acara open house di kediamannya Jalan Brawijaya, Jakarta, Jumat (9/8).

Dia menyakini, aksi penembakan yang belakangan muncul, tidak ada kaitannya dengan upaya-upaya menggoyang stabilitas negara menjelang pemilihan umum. Mantan ketua umum Partai Golkar ini meyakini bahwa aksi penembakan dilakukan oleh teroris.

"Aksi balas dendam teroris. Kalau preman tidak seperti itu," tegasnya.

JK mengaku prihatin dengan berbagai aksi kejahatan jalanan yang belakangan ini muncul dan mengganggu keamanan masyarakat. Tentu saja kejadian-kejadian ini bisa menjadi tantangan bagi calon kapolri selanjutnya yang akan menggantikan Jenderal Timur Pradopo.

Tidak hanya tugas kepolisian, tapi juga semua pihak untuk ikut menjaga keamanan. "Ya semuanya, kan tidak hanya tergantung kapolrinya. Tapi tergantung suasana umum dan cara kapolri sendiri menangani keamanan," ucapnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Penembakan Polisi
  2. Jusuf Kalla
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini