Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

JK Minta Pemerintah Tak Disalahkan soal Andi Arief Terjerat Narkoba

JK Minta Pemerintah Tak Disalahkan soal Andi Arief Terjerat Narkoba Jusuf Kalla. ©2018 Merdeka.com/Intan Umbari

Merdeka.com - Beberapa pihak menilai tertangkapnya Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang terjerat narkoba adalah bukti kegagalan pemerintah dalam memerangi narkoba. Wakil Presiden Jusuf Kalla pun menilai hal tersebut jangan dikaitkan dengan hal lain.

"Itu kan permainan kata-kata saja. masing-masing tu membela pihaknya. Tapi yang jelas yang tidak dapat dibantah Andi Arief ditangkap, sudah. itu kan masalah hukum, jangan salah-salah lagi, pemerintah," kata JK di Kantornya Jalan Merdeka Utara, Selasa (5/3).

Dia menilai pemerintah tahu bahwa narkoba adalah barang haram dan dilarang. Sehingga Badan Narkoba Nasional (BNN) yang bertugas untuk menangkap siapa saja yang menggunakan barang haram tersebut.

"Karena itu kita ada BNN. Kalau pemerintah pura-pura tidak tahu tidak mendirikan BNN," ungkap JK.

Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon prihatin dengan kasus dugaan narkoba yang menjerat kader Partai Demokrat Andi Arief. Menurutnya kemunculan kasus ini menjadi bukti kegagalan pemerintah dalam memerangi narkoba.

"Saya kira kita harus melihat pada prespektif yang lebih besar bahwa narkoba ini sudah masuk ke semua lini mulai dari elite sampai rakyat. Mulai dari tua sampai yang muda bahkan sampai anak anak gitu ya," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/3).

"Ini situasi yang membahayakan. Pemerintah harus introspeksi begitu ya pengguna narkoba ini dalam empat lima tahun ini meningkat tajam," sambungnya.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP