Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenderal Tito kenang ayahnya sebagai pejuang pendidikan

Jenderal Tito kenang ayahnya sebagai pejuang pendidikan Kapolri Tito Karnavian. ©2016 merdeka.com/dede rosyadi

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyampaikan banyak terima kasih kepada pelayat yang mengiringi pemakaman ayahnya, Achmad Soleh (78). Tito pun menghampiri awak media usai proses pemakaman.

Kepada wartawan, Jenderal Tito menceritakan perjalanan hidupnya bersama almarhum. Tito juga mencoba mengenang perjuangan almarhum hingga membuatnya menjadi orang tertinggi di institusi Polri saat ini.

"Almarhum adalah seorang wartawan, kemudian jadi humas Semen Baturaja. Dengan keterbatasan biaya beliau konsen dan berkonsep, berpikir pendidikan bagi anak-anaknya," kata Tito di Palembang, Jumat (28/10).

Konsep berpikiran dan dorongan almarhum dalam pendidikan, kata Tito, membuat anak-anaknya berkembang dan termotivasi untuk maju seperti anak-anak dari keluarga mampu semasanya. Almarhum juga berjuang habis-habisan agar anak-anaknya sekolah di tempat favorit dan unggulan.

"Konsep berpikir pendidikan beliau sangat luar biasa. Dengan berada di sekitar orang-orang hebat saat itu, kami termotivasi untuk maju," ujarnya.

Menurut Tito, tak ada harta warisan sepeninggal ayahnya melainkan investasi pendidikan. Dia pun mengimbau generasi muda tidak berhenti mengejar pendidikan untuk meraih ilmu luas dan berkembangnya karir.

"Tidak ada warisan dari orangtua kami. Kami diberikan investasi di bidang pendidikan. Saya berpesan anak-anak muda terus kejar pendidikan," tukasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP