Jelang Tingalan Jumenengan, Gubernur, Pangdam dan Kapolda Bersihkan Keraton Surakarta

Jumat, 29 Maret 2019 19:23 Reporter : Arie Sunaryo
Jelang Tingalan Jumenengan, Gubernur, Pangdam dan Kapolda Bersihkan Keraton Surakarta Ganjar bersih-bersih Keraton Surakarta. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Sejumlah pimpinan daerah Provinsi Jawa Tengah, melakukan kerja bakti, di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Jumat (29/3). Dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo kerja bakti juga diikuti Pangdam IV/Diponegoro Mayjen Mochammad Effendi, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan Wali Kota FX Hadi Rudyatmo.

Selain untuk menjaga kebersihan keraton sebagai bangunan cagar budaya, kegiatan yang juga diikuti ratusan kerabat dan abdi dalem keraton tersebut juga dimaksudkan untuk menyambut acara Tingalan Jumenengan Dalem atau ulang tahun naik tahta Raja Surakarta, SISKS (Sampeyandalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan) Paku Buwono XIII, 1 April mendatang.

"Resik-resik Keraton Solo dan nguri-uri kabudayan bersama gubernur ini dilakukan untuk menyambut Tingalan Dalem Jumenengan yang ke-15 SISKS Pakubuwono XIII. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi titik awal kebangkitan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat sebagai pusat kebudayaan peradaban, penelitian dan pariwisata," kata Ganjar di sela kegiatan.

Setelah mendapatkan arahan dari gubernur, para petugas yang juga berasal dari Pemprov Jateng dan Pemkot Solo, disebar ke berbagai sudut kompleks keraton. Selain menyapu jalan bersih-bersih juga dilakukan terhadap l bangunan ikonik serta pemangkasan pohon.

Dengan kegiatan tersebut, Ganjar tak hanya ingin kawasan keraton bersih, namun dia juga berharap keraton yang sedang dilanda konflik internal tersebut bisa kembali moncer. Sehingga ke depan masyarakat dan wisatawan akan berbondong-bondong mengunjungi keraton untuk belajar kebudayaan.

"Setelah dibersihkan, harapan kita masyarakat akan berbondong-bondong ke sini, peneliti datang ke sini, pusat kebudayaan akan tampil lagi di sini. Aktivitas semuanya akan muncul di sini dan gereget itu mulai terasa denyutnya dari keraton ini," katanya.

Terkait masih adanya konflik intern, gubernur mengajak agar keraton bersama pemerintah kembali intens berkomunikasi. Dengan komunikasi tersebut, sistem dalam keraton dapat kembali berjalan dengan baik.

Ganjar bersih-bersih Keraton Surakarta 2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Dalam kesempatan tersebut gubernur menyerahkan bantuan sebesar Rp 225 juta. Bantuan diterima oleh istri Raja Gusti Kanjeng Ratu Paku Buwono. Selain anggaran, Ganjar juga berjanji untuk memberikan bantuan pendampingan sistem pemerintahan, advokasi dan lainnya.

"Kami ingin agar sistem kembali berjalan, aktivitas berjalan dan Keraton Surakarta akan menjadi bagian dari pendidikan budi pekerti kepada masyarakat," katanya.

Mewakili Keraton Surakarta, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Dipokusumo mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi gubernur tersebut. Adik PB XIII tersebut mengucapkan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah berjuang demi kebaikan Keraton Surakarta.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah berjuang untuk mengembalikan kejayaan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang kita cintai ini. Kegiatan ini mencerminkan bentuk kerukunan, semangat gotong royong antar masyarakat. Kami senang karena rasa handarbeni (ikut memiliki) masyarakat terhadap keraton masih tinggi," pungkasnya. [bal]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini