Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jelang pengumuman CPNS, beredar desakan agar putri Jokowi lolos

Jelang pengumuman CPNS, beredar desakan agar putri Jokowi lolos Kahiyang Ayu. ©google plus

Merdeka.com - Menjelang pengumuman ujian seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), beredar isu desakan kepada Pemerintah kota (Pemkot) Solo, agar putri Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kahiyang Ayu, dinyatakan lolos. Isu tersebut kian santer di kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Solo.

Padahal berdasar laporan hasil Computer Assisted Test (CAT) elektronik yang ditayangkan panitia seleksi CPNS di lokasi ujian, skor nilai putra kedua Jokowi untuk tes wawasan kebangsaan (TWK) tidak memenuhi standar passing grade. Pada seleksi tersebut, Kahiyang berhasil mengumpulkan skor 300, dengan perinciannya, 50 untuk TWK, 95 untuk Tes Intelegensi Umum (TIU), dan 155 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Sementara Passing grade tes kemampuan dasar (TKD) CAT berdasarkan Permen PAN dan) Nomor 29/2014 adalah 70 untuk TWK, 75 untuk TIU, serta 128 untuk TKP.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, Hari Prihatno menepis isu tersebut. Menurut dia, posisi BKD Solo hanya menerima hasil ujian seleksi CPNS. Sedangkan tes pelaksanaan ujian CPNS ranahnya ada pada BKD Provinsi. Sementara untuk penetapan calon peserta yang lolos ujian seleksi ada di tangan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Kata siapa, tidak ada itu desakan yang kami terima. Kami tidak berhak ikut campur, setelah selesai ujian, semua hasil kami serahkan ke BKN," ujarnya.

Pengumuman seleksi CPNS serentak se-Jawa Tengah, kata dia, akan dilakukan pada Rabu (17/12) mendatang. Kepastian ini diterima sesuai hasil koordinasi BKD Provinsi Jawa Tengah. Pengumuman CPNS sempat akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember lalu. Namun karena masih ada sejumlah daerah yang melaksanakan ujian seleksi CPNS pada awal bulan ini, pengumuman terpaksa diundur.

(mdk/war)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Presiden Jokowi Diseret Dalam Sidang Sengketa Pilpres, Istana Minta Pembuktian Tuduhan di MK
Presiden Jokowi Diseret Dalam Sidang Sengketa Pilpres, Istana Minta Pembuktian Tuduhan di MK

Pihak Istana masih menunggu pembuktian atas tuduhan yang disampaikan persidangan.

Baca Selengkapnya
Nama Jokowi Diseret dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024, Begini Reaksi Istana
Nama Jokowi Diseret dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024, Begini Reaksi Istana

Nama Jokowi berulang kali disebut dalam sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2024.

Baca Selengkapnya
Jokowi Buka Peluang Bertemu Ketum Parpol, Termasuk Megawati dan Cak Imin
Jokowi Buka Peluang Bertemu Ketum Parpol, Termasuk Megawati dan Cak Imin

Sebelumnya, Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Ketum NasDem Surya Paloh di Istana Negara.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Jokowi Ungkap Alasan Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan TNI
Jokowi Ungkap Alasan Naikkan Pangkat Prabowo Jadi Jenderal Kehormatan TNI

Usulan kenaikan pangkat Prabowo ini merupakan usulan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Baca Selengkapnya
Soal Pengusul Pertemuan dengan Surya Paloh di Istana, Ini Jawaban Jokowi
Soal Pengusul Pertemuan dengan Surya Paloh di Istana, Ini Jawaban Jokowi

Menurut Jokowi, tidak penting siapa yang lebih dulu mengundang pada pertemuan itu.

Baca Selengkapnya
PSI Nilai Jakarta Butuh Calon Gubernur seperti Jokowi, Bersiap Usung Kaesang?
PSI Nilai Jakarta Butuh Calon Gubernur seperti Jokowi, Bersiap Usung Kaesang?

PSI menilai Jakarta membutuhkan sosok calon gubernur dapat menciptakan harapan dan dekat dengan masyarakat seperti Presiden Jokowi.

Baca Selengkapnya
PKS soal Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi: Saksi Kami Masih Berjuang agar Suara Rakyat Tak Dicurangi
PKS soal Pertemuan Surya Paloh dan Jokowi: Saksi Kami Masih Berjuang agar Suara Rakyat Tak Dicurangi

PKS menghormati pertemuan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Selengkapnya
Ketum ProJo Dukung Jokowi Gabung Parpol: Pokoknya yang Nasionalis dan Kerakyatan
Ketum ProJo Dukung Jokowi Gabung Parpol: Pokoknya yang Nasionalis dan Kerakyatan

Banyak usulan untuk Jokowi setelah pensiun menjadi presiden.

Baca Selengkapnya