Jelang Pelantikan Presiden dan Wapres, 2000 Orang akan Gelar Istigasah di TMII
Merdeka.com - Sekitar 2000 orang dari berbagai kalangan akan menggelar istigasah kubro jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober mendatang. Acara istigasah akan digelar di Tugu Api Pancasila, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (17/10) malam.
Kegiatan ini akan dihadiri puluhan kiai dan habaib. Salah satunya Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftahul Akhyar. Istigasah ini untuk mendoakan agar bangsa Indonesia dipayungi kedamaian.
"Sesuai dengan temanya, kegiatan (istighotsah) ini mengetuk langit menebat damai," kata Ketua Dewan Pembina Master C19 Gus Syauqi Ma'ruf Amin kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/10).
Putra Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin ini menyadari masyarakat sebelumnya sedikit gaduh karena suhu politik saat Pilpres 2019 menghangat. "Karena itu, sangat tepat bila ada kegiatan yang bisa membuat menyejukkan masyarakat," ujarnya.
Disinggung soal potensi ancaman saat pelantikan Presiden, Gus Syauqi mengatakan, ancaman ada di mana-mana. Sehingga yang dibutuhkan adalah antisipasi dan mitigasi ancaman tersebut. "Antisipasi tetap dilakukan, tidak boleh lengah. Soal keamanan masyarakat juga, masyarakat umum harus sama-sama menjaga," jelasnya.
Sementara itu, Dewan Pakar Master C19 Juri Ardianto juga mengamini, suasana jelang pelantikan pemimpin bangsa seperti sekarang ini rawan kegaduhan. Terutama terkait komposisi kabinet yang sampai saat ini belum ada kepastian.
Namun, lanjut mantan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini juga menjelaskan, jika menyusun kabinet menjadi kewenangan presiden dan wakil presiden.
"Ya, kita tunggu saja. Terkait kabinet, pasti presiden dan wakil presiden sudah punya gambaran. Ya, kita tunggu saja," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya