Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Guru Ini Jadi Agen BRILink di Pedalaman Papua

Hamjah ingin agar warga di lingkungannya tak perlu menempuh perjalanan jauh ke kota hanya untuk sekedar merasakan layanan perbankan.

Shani Ramadhan Rasyid
Oleh Shani Ramadhan Rasyid - Reporter
Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Guru Ini Jadi Agen BRILink di Pedalaman Papua
Guru ini dirikan Agen BRILink di pedalaman Papua (Bri.co.id)

Di Kampung Yenburwo, Distrik Numfor Timur, Papua, seorang tenaga pendidik bernama Hamjah mengelola sebuah Agen BRILink. Ia membuka layanan itu di warung kecilnya pada tahun 2022. Saat itu, ia mengambil peluang untuk memperluas manfaat sosial di wilayahnya. Hamjah ingin agar warga di lingkungannya tak perlu menempuh perjalanan jauh ke kota hanya untuk sekedar merasakan layanan perbankan.

“Saya sering mendapatkan ucapan terima kasih dari warga. Ada yang bilang, kalua tidak ada kios ini, kami harus ke Biak yang jaraknya jauh. Hal-hal seperti itu yang membuat saya terus semangan menjalankan usaha ini,” ujar Hamiah seperti dikutip Merdeka.com dari website Bri.co.id pada Kamis (27/11).

Saat masih baru memulai layanan Agen BRILink, Hamjah harus menghadapi hari-hari yang penuh pembelajaran dan tantangan. Saat itu ia harus berhadapan dengan jaringan 2G yang sering terputus. Namun seiring waktu, ia mulai menemukan ritme kerja yang lebih efektif.

“Sekarang, dengan mesin transaksi seperti EDC yang baru dan jaringan yang lebih stabil, semuanya lebih mudah dijalankan,” ungkapnya.

Pengalaman atas berbagai tantangan yang dihadapi menjadi bekal buat Hamjah untuk membangun cara yang lebih baik untuk mengelola Agen BRILink miliknya. Dari proses belajar itu, ia memahami pola transaksi warga, kapan ramainya transaksi warga, apa saja kebutuhannya, dan bagaimana memberikan pelayanan yang aman. Pelan-pelan hal ini membuat semakin banyak warga yang percaya dan mengandalkan kiosnya untuk berbagai transaksi keuangan.

Sehari-hari, Hamjah berprofesi sebagai guru di SMKN 3 Kemaritiman Biak Nunfor. Semangat mengajar tak hanya ia wujudkan di kelas, namun juga di tengah masyarakat di mana ia tak henti mengedukasi warga tentang pentingnya menabung dan bertransaksi secara aman agar manfaat layanan keuangan bisa dirasakan lebih luas.

Ia pun juga aktif di dalam komunitas Agen BRILink tingkat kabupaten. Di sana ia aktif bertukar informasi dengan para Agen BRILink lainnya, hingga saling memberi dukungan Ketika menghadapi kendala di lapangan.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Bisnis Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa peranan agen yang dijalani Hamjah telah menjadi cerminan nyata dari semangat inklusi keuangan yang dijalankan BRI di seluruh pelosok negeri.

Hingga saat ini, jaringan Agen BRILink telah mencapai lebih dari 1 juta agen dan telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia, termasuk wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). Melalui para mitra seperti Hamjah, BRI terus memperluas literasi keuangan, menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, dan memperkuat partisipasi ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

“Agen BRILink merupakan ujung tombak inklusi keuangan BRI. Melalui peran mereka, layanan perbankan dapat menjangkau masyarakat yang sebelumnya sulit terakses, sekaligus memperkuat literasi keuangan di tingkat komunitas,” terang Akhmad.

Rekomendasi