Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi Percontohan, New Normal di Kota Batam Dimulai 15 Juni 2020

Jadi Percontohan, New Normal di Kota Batam Dimulai 15 Juni 2020 Pernyataan kesanggupan protokol kesehatan dalam menyongsong kehidupan normal baru di Kota Batam. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Penerapan tatanan kehidupan normal baru di Kota Batam, Kepulauan Riau rencananya dimulai 15 Juni 2020. Ditandai dengan dibukanya kembali tempat ibadah, industri, dan lainnya.

"Tanggal 15 akan dibuka semua. Menjelang itu, bagaimana semua dibersihkan," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam rapat bersama tokoh masyarakat dan pengusaha di Batam, Rabu. Seperti dilansir Antara.

Provinsi Kepri, termasuk Kota Batam, bersama Yogyakarta dan Bali ditetapkan sebagai percontohan dalam penerapan kehidupan normal baru oleh pemerintah pusat.

Meskipun angka penularan Covid-19 di Kota Batam belum benar-benar melandai, kehidupan normal baru tetap diterapkan di Batam. Karena kota itu dinilai mampu mengendalikan virus corona jenis baru tanpa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemberlakuan kehidupan normal baru tetap memperhatikan protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan aktivitas tetap dengan jarak sekitar dua meter antarorang.

Pemkot Batam meminta seluruh pihak menandatangani pernyataan bersama pembatasan aktivitas masyarakat pada pandemi Covid-19, demi persiapan kehidupan normal baru.

Kesepakatan itu, antara lain kesanggupan memenuhi kewajiban dalam menjalankan usaha atau kegiatan, kesanggupan memenuhi aspek keamanan dan keselamatan masyarakat, dan penyelenggara sesuai protokol kesehatan.

"Rumah ibadah, dibuka kembali, tapi dengan syarat pernyataan harus ditandatangani mengikuti protokol kesehatan," kata dia.

Dia mengatakan mulai Kamis (28/5), seluruh pihak harus mematuhi protokol kesehatan itu. Pemkot dan Badan Pengusahaan Batam akan menugasi seluruh karyawannya yang bekerja dari rumah untuk ikut melakukan pengawasan di lingkungannya.

Batam memiliki 17 hari untuk bersiap menghadapi kehidupan normal baru, untuk hidup berdampingan dengan COVID-19.

"Agar 17 hari ke depan Covid berteman dengan kita. Tapi dia tidak boleh atur kita. Kita yang atur Covid," kata pria yang juga menjabat Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Batam itu.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP