Jadi pembicara di Klub Pyramid, Kapolri ungkap pencegahan aksi teror
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjadi pembicara dalam forum terbatas yang diselenggarakan The Pyramid Club di Singapura, Jumat (27/8) kemarin. Pada kesempatan itu, Tito berbicara tentang perkembangan terorisme terkini di Indonesia dan di regional Asia Tenggara.
Tito mengungkapkan upaya pencegahan terorisme tak melulu dengan penengakan hukum. "Tetapi perlu kerjasa sama sejumlah elemen. Baik nasional, regional dan internasional," ujar Tito dalam keterangannya, Sabtu (26/8).
Ia menilai hal itu pula yang bisa diterapkan untuk menyelesaikan konflik di beberapa negara muslim seperti Suriah, Irak serta Afganistan.
Sementara itu, Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong serta mantan Perdana Metri Goh Chok Tong turut hadir sebagai anggota club Pyramid. Klub ini beranggotakan para CEO perusahaan terkemuka di singapura dan sangat antusias mendengar briefing yang disampaikan Kapolri. Selain itu hadir juga Commissioner of Singapore Police Force, Mr Hoong Wee Teck.
Dan bertindak selaku moderator Ambassador adalah Ambassador Ong Keng Yong Executive Deputy Chairman, RSIS.
Pada kesempatan itu, Director, Institute of Defence and Strategic Studies, memberikan kesempatan bertanya kepada empat orang hadirin, yang mengajukan pertanyaan tentang hubungan persahabatan Indonesia-Singapura, agar dapat ditingkatkan, dan tidak timbul rasa saling curiga apalagi membenci sebagai tetangga yang tinggal di kawasan yang sama. Penanya lain juga memprihatinkan radikalisme yang ada di Indonesia, serta berkeinginan utk bersama-sama melakukan upaya-upaya pencegahan.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya