Izin ratusan angkot uzur di Bekasi dibekukan
Merdeka.com - Sekitar 300 angkutan perkotaan di Kota Bekasi, Jawa Barat, terpaksa dibekukan izin trayeknya. Alasannya, ratusan angkot berbagai trayek itu dianggap tidak laik jalan untuk mengangkut penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana mengatakan, tahun ini pemerintah membekukan sekitar 300 izin trayek angkutan perkotaan di wilayah setempat.
"Dibekukan karena sudah tidak layak operasi, sebab umurnya sudah melebihi 15 tahun," kata Yayan, Rabu (17/1).
Selain usianya sudah uzur, sejumlah spare part angkutan tersebut dianggap tidak memenuhi persyaratan. Karena itu, jika dipaksakan, angkutan tersebut rawan terjadi kecelakaan. Padahal, angkutan harus memberikan jaminan kepada penumpangnya.
"Angkot yang dibekukan itu yang terjaring razia beberapa bulan lalu, pengusaha enggan melakukan peremajaan," katanya.
Sebagai gantinya, kata dia, Pemerintah Kota Bekasi, akan meluncurkan angkutan massal Trans Patriot untuk melayani warganya. Peluncuran itu, bagian dari radikalisasi angkutan umum di wilayah tersebut yang dibekukan.
"Trans Patriot untuk menggantikan angkutan yang dibekukan, untuk tahap awal rencananya dioperasikan 10 armada," ujarnya.
Yayan memastikan pihaknya terus melakukan radikalisasi angkutan perkotaan di wilayahnya. Sebab, jumlah angkot di wilayahnya melebihi ideal, karena mencapai 3000 unit, sedangkan idealnya hanya sekitar 1.500-an unit.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya