Ironi Daerah Lumbung Energi, 62 Desa di Sumsel Belum Teraliri Listrik

Jumat, 21 Juni 2019 03:03 Reporter : Irwanto
Ironi Daerah Lumbung Energi, 62 Desa di Sumsel Belum Teraliri Listrik Ilustrasi Sutet. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Meski mengklaim sebagai daerah lumbung energi, banyak desa di Provinsi Sumatera Selatan yang hingga kini belum teraliri listrik. PLN beralasan kondisi perairan menjadi alasan sulitnya memasukkan akses listrik.

General Manager PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (WS2JB), Daryono menerangkan, ada 62 desa di enam kabupaten yang belum memiliki jaringan listrik atau dua persen dari total desa di provinsi itu. Dengan rincian 34 desa di Kabupaten Ogan Komering Ilir, 15 desa di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, 6 di Banyuasin, 3 desa di Musi Rawas, serta Musi Banyuasin dan Ogan Ilir masing-masing 2 desa. Total jiwa yang belum menikmati listrik di enam kabupaten itu sebanyak 8 ribu jiwa.

"Ada 62 desa yang belum dialiri listrik atau dua persen. Rata-rata di daerah perairan sehingga kita cukup kesulitan," ungkap Daryono, Kamis (20/6).

Dia menargetkan tahun depan seluruh desa di Sumsel akan diterangi listrik. Separuh desa di antaranya menggunakan tenaga surya karena terkendala faktor alam. Hanya saja, pemasangan listrik tenaga surya berada di Kementerian ESDM.

"Kita sudah usulkan ke pusat, tinggal menunggu respons, anggaran tenaga surya jalan. Insya Allah tetap tuntas tahun depan," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru menyayangkan masyarakat yang dipimpinnya belum semuanya menikmati fasilitas itu. Padahal Sumsel telah lama dikenal sebagai penghasil energi terbesar di Indonesia.

"Bukan hanya kota yang butuh listrik, tapi desa juga. Kita penghasil energi terbesar bagaimana belum bisa seratus persen," kata dia.

Dia pun meminta pihak terkait segera menangani masalah ini agar tidak terjadi ketimpangan sosial. Deru mengakui wilayah perairan lebih berat pengerjaannya karena disertai mekanisme perizinan yang panjang.

"Saya punya pengalaman kabupaten yang saya pimpin (OKU Timur), dulu baru 33 persen tapi sekarang sudah tuntas. Saya kira tidak sulitlah, cuma 62 desa, asal koordinasi dengan gubernur jika terjadi hambatan," tegasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Krisis Listrik
  2. PLN
  3. Palembang
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini