Iran Diterjang Corona, Dubes Pastikan Kondisi 430-an WNI Sehat

Rabu, 1 April 2020 20:04 Reporter : Merdeka
Iran Diterjang Corona, Dubes Pastikan Kondisi 430-an WNI Sehat ilustrasi virus. ©2015 Merdeka.com/ www.telegraph.co.uk

Merdeka.com - Wabah virus Corona atau Covid-19 mewabah di hampir semua negara. Salah satunya, Iran.

Meski demikian, semua warga negara Indonesia di sana dipastikan dalam keadaan sehat. Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Iran, Octavino Alimudin.

Menurutnya, jumlah keseluruhan WNI di Iran mencapai 474 orang. Tetapi saat ini tinggal 430 orang karena sekitar 40-an orang sudah kembali ke Indonesia untuk berlibur sekaligus menjauhkan diri dari penyebaran Covid-19.

Sejak virus corona merebak, pemerintah Iran menghentikan sementara kegiatan pendidikan, pertunjukan seni, budaya, dan meniadakan pertandingan olahraga dan kegiatan yang bersifat pengumpulan massa.

"Sejak tgl 28 Maret 2020, pemerintah juga menutup pusat keramaian (mal, rumah makan, kafe, tempat olahraga) dan taman kota yang sering digunakan warga Iran untuk berkumpul bersama keluarga," kata Octavino menerangkan. Demikian dikutip dari Antara, Rabu (1/4).

Kondisi saat ini di Iran, katanya, mobilitas warga diawasi secara ketat oleh pemerintahan setempat.

"Meski masih dimungkinkan keluar kota, namun warga dilarang untuk berkunjung atau transit di kota yang bukan merupakan tujuan mereka," kata jelas Octavino.

Warga juga diimbau tetap berada di kediaman masing-masing dan tidak keluar rumah jika tidak ada hal yang mendesak.

"Suasana kota Teheran yang biasanya padat seperti Jakarta, saat ini juga lengang karena tidak banyak orang dan kendaraan yang melintas," ujar dia.

Dubes Octavino mengatakan, sampai saat ini pihaknya tetap memberikan pelayanan bagi WNI. KBRI dengan Posko Aju yang berada dekat bandara internasional di Teheran hingga saat ini membantu pengurusan dokumen (keimigrasian dan dokumen kesehatan) dan pendampingan bagi WNI yang akan kembali ke Indonesia.

Bagi WNI yang masih tetap di Iran, pelayanan seperti perpanjangan paspor, legalisasi dokumen tetap dilakukan. Mereka dapat datang ke KBRI dengan pemberitahuan sebelumnya atau jika mereka tidak dapat ke Teheran, seluruh dokumen dapat disampaikan melalui pos.

Virus corona baru, Covid-19, membunuh satu orang setiap 10 menit di Iran, kata kementerian kesehatan, Kamis (19/3), berdasarkan laporan Reuters.

Sementara jumlah total kematian di negara itu naik menjadi 1.284.

"Berdasarkan informasi kami, setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan setiap satu jam sekitar 50 orang tertular virus tersebut di Iran," kata juru bicara Kementerian Kesehatan Iran, Kianush Jahanpur, di Twitter.

Wakil Menteri Kesehatan Iran, Alireza Raisi, mengatakan jumlah pengidap COVID-19 di Republik Islam itu sudah mencapai 18.407 orang.

Pemerintah telah memerintahkan agar sekolah-sekolah dan universitas ditutup serta acara olahraga, kebudayaan dan agama dilarang digelar. Iran juga telah menutup empat tempat suci Syiah. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini