Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Inilah 3 penghalang masuk surga

Inilah 3 penghalang masuk surga Ilustrasi bulan sabit baru penanda Ramadan. © Al Jazeera

Merdeka.com - Setiap orang berharap ketika berada akhirat bisa masuk ke dalam surga. Namun hanya orang-orang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT yang mampu menjadi penghuni surga.

Oleh sebab itu, dengan taat kepada perintah Allah dan selalu berbuat baik terhadap sesama pintu surga akan terbuka bagi setiap manusia. Akan tetapi perlu diketahui ada tiga penghalang masuk surga bagi manusia. Seperti sabda Rasullullah; "Barangsiapa pada Hari Kiamat nanti sombong, khianat dalam urusan harta rampasan perang dan utang." (HR Ahmad, at Tirmidzi dan Ibnu Majah).

Berikut penjelasannya dikutip dari buku 'Serba 3' karangan Mahran Mahir Utsman.

Sombong

inilah 3 penghalang masuk surgaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Mempunyai sifat sombong sangatlah berbahaya. Karena sifat ini salah satu penghalang manusia untuk masuk ke dalam indahnya surga Allah.

Rasulullah SAW bersabda, "Tidak akan masuk surga seorang yang dalam hatinya ada kesombongan (takabur) meskipun sebesar biji sawi."

Sifat sombong sangat tercela, baik yang timbul dari orang kaya maupun orang miskin. Selain tercela, sifat sombong sangat dibenci oleh Allah SWT.

Khianat

inilah 3 penghalang masuk surgaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Khianat adalah orang yang mengingkari janji atau amanat yang diberikan padanya. Maka berbuat khianat menjadi penghalang manusia untuk masuk surga.

Firman Allah SWT, "Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui". (QS al-Anfal: 27).

Perbuatan ini sangat dilarang oleh Allah SWT. Karena tidak amanah terhadap janji sehingga dapat merugikan orang lain.

Utang

inilah 3 penghalang masuk surgaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seorang muslim wajib berusaha semaksimal mungkin untuk membebaskan diri dari utang. Dalam riwayatnya, Rasulullah SAW tidak mau mensalati jenazah seseorang yang memiliki utang. "Jiwa seorang mukmin tertahan oleh utangnya, maka lunsilah utang yang ia miliki." (HR Muslim).

Apabila Anda hendak berutang maka hendaklah benar-benar berniat untuk melunasi, karena sesungguhnya utang ialah penghalang manusia masuk ke dalam surga.

(mdk/has)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP