Ini 'PR' Letjen Doni Monardo Usai Ditunjuk Jadi Kepala BNPB

Selasa, 1 Januari 2019 20:42 Reporter : Ronald
Ini 'PR' Letjen Doni Monardo Usai Ditunjuk Jadi Kepala BNPB Letjen Doni Monardo

Merdeka.com - Presiden Jokowi akan melantik Letjen Doni Monardo menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Doni akan menggantikan Laksamana Muda (Purn) Willem Rampangilei.

Soal pergantian kepala BNPB ini dibenarkan Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi, Johan Budi. "Benar (Doni Monardo)," kata Johan, ketika dihubungi via telepon mengenai sosok kepala BNPB yang baru, Senin (1/1). Menurut Jonan, waktu pelantikan akan dilakukan pukul 09.00 WIB.

Sejumlah tugas besar bakal menanti Doni Monardo usai resmi menjabat kepala BNPB. 'Pekerjaan Rumah' itu menanti jenderal bintang tiga ini dampak bencana melanda wilayah Indonesia terjadi hampir bersamaan sepanjang 2018 lalu.

Beberapa 'PR' itu di antaranya Tsunami Selat Sunda dan longsor melanda wilayah Sukabumi menjelang akhir 2018. Relokasi dan penanganan pengungsi erupsi Gunung Sinabung serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa di NTB dan Sulawesi Tengah.

"Jadi bukan darurat saja tapi juga pra bencana dan pascabencana," kata
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/1).

Terlebih BNPB memprediksi di tahun 2019 akan banyak bencana yang melanda Indonesia. Bencana itu jenis hidrometerologi akan mendominasi di tahun 2019.

Sutopo mengatakan, dominasi bencana hidrometerologi diakibatkan karena masih luasnya kerusakan daerah aliran sungai (DAS) dan lahan kritis.

"Kerusakan hutan, kerusakan lingkungan dan perubahan penggunaan lahan serta tingginya kerentanan menyebabkan bencana hidrometerologi meningkat," ujarnya.

Sutopo mengatakan, rata-rata laju perubahan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian sebesar 110 ribu hektare terjadi per tahunnya. Sedangkan luas lahan kritis sekitar 14 juta hektare.

"Banjir dan longsor masih akan banyak terjadi di daerah-daerah yang rawan banjir dan rawan longsor sesuai dengan peta rawan banjir dan longsor. Kemudian, kebakaran hutan dan lahan masih akan terjadi tetapi dapat diatasi dengan lebih baik. Prediksi selama 2019 musim akan normal, tidak ada El Nino dan La Nina yang menguat intensitasnya," kata dia.

Sutopo pun berpesan kepada kepala BNPB baru nantinya memiliki koordinasi baik terhadap setiap lembaga dan pihak terkait penanganan bencana. Sebab, fungsi dan tugas BNPB diatur dalam Undang-undang Nomor 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana dan PP Nomor 21/2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

"Untuk itu perlu dukungan semua pihak termasuk unsur pemerintah pusat, pemda, masyarakat dan dunia usaha," pungkasnya. [gil]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini