Ini penyelesaian perang 2 SMK dipicu 4 siswa tewas di Sukabumi

Senin, 18 November 2013 07:37 Reporter : Mardani
Ini penyelesaian perang 2 SMK dipicu 4 siswa tewas di Sukabumi Ilustrasi tawuran pelajar. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Merdeka.com - Ribuan orang menyerang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lodaya, Sukabumi. Aksi ini diduga sebagai balas dendam terkait tewasnya empat pelajar SMK Negeri I Cibadak karena tenggelam di Sungai Cimahi saat hendak menyelamatkan diri untuk menghindari aksi pencegatan yang dilakukan oleh pelajar dari SMK Lodaya.

Aksi brutal ini terjadi setelah para alumni dan pelajar SMKN I Cibadak melakukan tahlilan bersama di sekolah. Rencananya para alumni itu akan melakukan aksi tabur bunga di lokasi tewasnya keempat pelajar itu. Namun saat melintas di SMK Lodaya tanpa dikomandoi sebagian massa dan menyerang SMK swasta itu.

Tak hanya SMK Lodaya, massa juga menyerang dan merusak rumah Asep, guru ekstrakulikuler SMK Lodaya. Asep hanya pasrah tak bisa berbuat banyak ketika rumahnya dirusak, Sabtu (16/11). Selain itu, massa massa juga merusak warung, kios bakso, dan TK yang ada di sekitar SMK yang didirikan pada 1992.

Sejumlah warga pun lebih memilih mengungsi karena takut ada aksi susulan. Tujuh kompi personel keamanan dari TNI/Polri pun dikerahkan untuk mengamankan kedua sekolah dan pemukiman warga.

Berikut sejumlah upaya yang dilakukan pihak sekolah dan polisi untuk menyelesaikan perang antara dua sekolah tersebut.

Baca Selanjutnya: Tak akan saling balas...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini