Ini penyebab Brigadatar Adam tewas usai dianiaya 12 seniornya
Merdeka.com - Penyidik menemukan penyebab kematian Brigadatar M. Adam yang dianiaya 12 seniornya di Akademi Kepolisian (Akpol). Berdasarkan hasil autopsi, korban merengang nyawa karena mengalami luka parah dibagian paru-parunya.
Akibatnya, korban mengalami sulit bernapas hingga meninggal dunia. Selain itu, ditemukan luka lebam dan memar pada bagian dada
"Luka lebam dada, usai otopsi paru kanan dan kiri alami luka-luka karena tekanan cukup kuat yang mengakibatkan korban kekurangan oksigen. Sulit bernafas," jelas Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Djarot Padacova saat ditemui di Ruang Humas Polda Jateng, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jateng Kamis (18/5).
Saat berlangsung autopsi, hadir dari pihak keluarga ibu dan kakak korban Brigdatar Mohammad Adam yang sudah sejak beberapa tahun ditinggalkan ayahnya ini.
"Autopsi yang hadir siang tadi ibu dan kakaknya karena ayahnya sudah meninggal. Otopsi sore sekitar jam 5, jam 6 sore," terang Djarot.
Autopsi dilakukan oleh Bidang Dokumentasi dan Kesehatan (Bidokes) Polda Jateng bersama tim medis di Rumah Sakit (RS) Bayangkara di Jalan Brigjend Sudiarto, Kawasan Kabluk, Kota Semarang, Jateng.
"Autopsi dilakukan setelah pihak kami meminta persetujuan yang ditandatangani oleh pihak keluarga," pungkas Djarot.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya