Ini motif belasan anggota TNI keroyok 2 polisi di tempat hiburan
Merdeka.com - Kepala Polres Metro Bekasi Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, motif pengeroyokan terhadap dilakukan belasan anggota TNI kepada dua anak buahnya berawal karena kesalahpahaman. Insiden itu terjadi ketika mereka berada di tempat hiburan malam wilayah Kecamatan Serang Baru pada Sabtu pekan lalu.
"Adanya sebuah kesalahpahaman anggota polisi dengan anggota TNI, kesatuan masing-masing adalah dari Polres Metro Bekasi dengan Batalyon POM AD," kata Asep usai menengok dua anggotanya bersama dengan POM AD di RS Medirosa Cikarang, Senin (24/7).
Asep tak menjelaskan detail kesalahpahaman dimaksud. Menurut dia, kesalahpahaman tersebut dipastikan berawal dari individu masing-masing terlibat pertikaian di lokasi kejadian.
"Kesalahpahaman ini tentunya berangkat dari individual dari masing-masing orang, kemudian membawa atribut kepolisian dan juga dari TNI," ujarnya.
Mendapatkan kabar itu, pihaknya bersama dengan instansi TNI AD segera menyelesaikan persoalan tersebut. Pihaknya juga melakukan pendekatan persuasif sehingga persoalan tersebut tak sampai melebar.
"Kita komit, kasus ditangani secara profesional oleh Den POM AD, sesuai aturan yg berlaku, dan ini sebuah bentuk transparansi," ungkapnya.
Pihaknya mengapresiasi kepada POM AD menjenguk anggotanya sedang dirawat di RS Medirosa Cikarang. Apalagi anak buahnya mengalami banyak luka akibat pengeroyokan tersebut.
Berdasarkan data diperoleh merdeka.com, kedua korban merupakan anggota Polsek Serang Baru, yakni Bripka Wirya dengan luka kepala mendapatkan 16 jahitan. Sedangkan Brigadir Hendra Prasetyo mengalami luka sobek dan mendapatkan 22 jahitan. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya