Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Jalur Rel di Sumsel Masuk Rawan Longsor di Musim Hujan

Ini Jalur Rel di Sumsel Masuk Rawan Longsor di Musim Hujan Perawatan rel KA. ©2018 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Jalur kereta api di wilayah Sumatera Selatan termasuk dalam kategori rawan longsor. Penyediaan alat evakuasi perlu dilakukan agar tidak mengganggu operasional kereta.

Humas PT KAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengungkapkan, dari hasil pemetaan ada beberapa jalur yang masuk dalam daerah rawan longsor. Di antaranya petak jalur Niru-Penimur (Muara Enim), dan Muara Saling-Tebing Tinggi (Empat Lawang).

Jalur yang perlu diwaspadai juga berada di antara Stasiun Ujan Mas dan Stasiun Belimbing (Muara Enim) karena melintasi perbukitan. Tanah sangat rentan amblas di musim hujan karena banyaknya pepohonan yang mati akibat musim kemarau.

"Daerah-daerah itu sudah kita petakan rawan longsor, perlu diwaspadai saat musim hujan," ungkap Aida, Senin (3/12).

Sebagai antisipasi, kata dia, pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah yang perlu dilakukan, seperti menyiapkan AMUS (alat material untuk siaga) di titiknya rawan dan pemeriksaan rel secara manual dengan berjalan kaki oleh petugas dari dan menuju setiap stasiun.

"Pemeriksaan secara kontinyu, kita sudah siapkan petugas untuk membuat rel ekstra dan petugas flying gang atau regu terbang/siaga," ujarnya.

Selain itu, PT KAI Divre III Palembang juga melakukan penanaman pohon di perbukitan dan menahan dinding bukit dengan batu. Hal itu setidaknya mencegah terjadinya longsor di sekitar jalur kereta api yang membahayakan.

"Jika longsor mengenai rel otomatis akan menggangu operasional kereta, itu yang perlu kita minimalisir," pungkasnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP