Ini bom buatan anak bangsa, tak kalah mematikan dari buatan asing
Merdeka.com - Tidak ingin bergantung dengan senjata buatan asing, Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkatan Udara (Dislitbangau) berusaha menciptakan sendiri alutsista yang diperuntukkan bagi pesawat tempur. Salah satu alutsista buatannya adalah bom anti personel.
Bom itu dipamerkan dalam IndoDefence 2016, yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat. Tampilan bom buatan mereka juga berbeda dengan bom buatan asing, di mana bentuknya lebih menyerupai tabung gas.
Tim peneliti Dislitbangau Mayor Tek Ari Santoso menjelaskan, dia bersama tim Dislitbangau menciptakan bom antipersonel dengan efek ledakan mematikan. Bom ini akan menghasilkan serpihan yang bisa melukai atau membunuh musuh, bentuknya pun disesuaikan dengan kebutuhan pesawat Sukhoi.
Bom ini diberi nama P-250 dan P-500L, dan telah berhasil dalam uji coba di Pacitan, Jawa Timur. Hasilnya pun sangat menggembirakan.

"Karakter bom jenis ini saat menyentuh sasaran akan meledak dan pecahan cangkangnya menyebar mengenai sasaran," papar Ari dalam paparannya di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (2/11).
Cara kerja bom ini cukup rumit, ledakan baru terjadi setelah bom menyentuh sasaran yang dituju. Meski demikian, efek serpihannya bisa mengenai leher atau tubuh musuh hingga membuatnya lumpuh.
Selain itu, ada pula Target Drone, pesawat terbang tanpa awak yang memiliki berat 40 kg. Drone ini berkecepatan maksimal mencapai 250 kph. "Pesawat ini digunakan sebagai sarana latihan menembak para penerbang tempur maupun pasukan yang bertugas menggunakan senjata," tutupnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya