Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IMJ Sebut Akustik di Pesona Square Sudah Sesuai Protokol Kesehatan

IMJ Sebut Akustik di Pesona Square Sudah Sesuai Protokol Kesehatan Petugas hentikan kegiatan musik di mal depok. ©2020 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Pendiri Institut Musik Jalanan (IMJ) Andi Malewa mengatakan saat mengisi acara di Pesona Square di Jalan Juanda Depok sudah sesuai dengan prosedur protokol kesehatan yang berlaku. Misalnya memakai masker untuk seluruh anggota yang manggung saat itu hingga menjaga jarak fisik.

"Bahkan saya kalau k IMJ benar-benar menerapkan protokol. Bawa hand sanitizer, masker dan jaga jarak. Secara protokol kesehatan udah dijalankan,” kata Andi ketika ditemui di Markas IMJ, Selasa (23/6).

Bahkan untuk menghindari adanya penyebaran virus melalui uang tunai yang dimasukkan dalam kotak apresiasi, maka IMJ menyediakan fasilitas QR code untuk donasi. “Kita pakai QR code. Kan katanya bisa lewat uang juga (penyebaran virus), makanya kami sediakan QR code untuk donasi,” tambahnya.

Dia juga membantah bahwa akustik yang digelar saat reopening Kamis (18/6) adalah acra konser musik. Alasannya, kata Andi tidak ada bangku untuk penonton di depan panggung. Yang ada hanya pameran kasur.

"Karena depan panggung ada pameran kasur, jadi memang ngga ada bangku untuk penonton. Petugas ini nyuruh orang jalan kalau ada orang berhenti untuk ambil gambar,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan bahwa saat itu, pihaknya baru melakukan cek sound. Dimana saat itu ada lima orang anggota IMJ yang merupakan tunanetra. “Tidak ada konser. Cuma satu kelompok lima orang, cek sound. Satpol datang setelah kita keluar udah bubar, kita mikir daripada lebih kisruh dan nama IMJ hancur jadi kita semua turun panggung. Yaudah saya rapihkan alat dan pulang, pas kita ke depan Satpol PP datang,” tukasnya.

Para teman-teman IMJ pun mengaku kaget ketika musik dihentikan. Pengelola menuturkan bahwa ramai beredar kalau itu adalah konser musik.

“Saya bingung konser darimana? Teman-teman IMJ sepanjang main sampai selesai ada polisi. Polisi juga bingung karena ngga ada keramaian,” katanya.

Andi menuturkan bahwa saat itu mereka baru saja memainkan dua lagu. Dikatakan Andi bahwa kerjasama IMJ dengan Pesona Square dimulai sejak tahun 2019.

"Dan tahun 2019 saya menjalin komunikasi dengan trial program. Diawal pembukaan kemarin IMJ diundang untuk isi musik dan ada pembagian doorprize pengunjung,” tutupnya.

Sebelumnya, Pesona Square menggelar akustik pada pembukaan kembali setelah pandemik. Ketika dikonfirmasi, pihak pengelola menyebut acara kemarin bukan konser musik. Melainkan hanya acara akustik biasa.

"Adanya akustik bersama IMJ bukan merupakan konser besar yang bisa mengundang masyarakat datang menjadi berkerumunan, melainkan hanya seremonial penghantar untuk pembagian merchandise kepada 20 customer setia kami yang datang pertama ke Pesona Square, setelah selesai pembagian merchandise, akustik pun berhenti," kata Manager Marketing Pesona Square, Irfan Aziz.

Dia menjelaskan, saat reopening kemarin pihaknya memberikan apresiasi kepada 20 loyal customer pertama yang datang ke Pesona Square. "Selama acara pembagian hadiah tersebut, atrium utama di meriahkan oleh iringan lagu persembahan dari IMJ (Institut musik jalanan) yang tampil atraktif. Protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19 tetap ditegakkan sehingga atrium utama tetap tidak ada kerumunan pengunjung dan selalu menjaga jarak minimal 1,5-meter dengan yang lain," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP