Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ikan dan Biota Laut di Pantai Lolonluan Maluku Mati Mendadak

Ikan dan Biota Laut di Pantai Lolonluan Maluku Mati Mendadak ikan mati. ©2015 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Warga di pesisir Desa Lolonluan, Kabupaten Tanimbar, Maluku dihebohkan dengan kematian ratusan ikan dan biota yang terjadi sebanyak dua kali dalam seminggu terakhir. Camat Tanimbar Utara D. Sabono mengaku sudah turun ke desa tersebut untuk memastikan apakah disebabkan tangan jahil manusia atau faktor alam.

"Sebelum penemuan ikan dan biota laut mati yang terdampar pada Sabtu, (12/10), dua hari sebelumnya juga terjadi pertistiwa serupa di desa lain yang berdekatan dengan Lolonluang," kata Sabono dilansir Antara, Senin (14/10).

Ternyata kematian ikan serta ular laut, kepiting, maupun gurita ini bukan karena perbuatan manusia. Masyarakat mengatakan pada Kamis, (10/10) juga ada peristiwa serupa di sebelah Desa Lolonluan sehingga cukup menghebohkan warga setempat.

"Saya langsung konfirmasi ke Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar termasuk Dinas Perikanan dan Kelautan setempat dan sudah ada tim yang turun mengambil sampel ikan serta biota laut yang mati mendadak, tetapi hasilnya belum diketahui," ujarnya.

Dia juga berkoordinasi dengan tokoh agama dan memberikan imbauan kepada warga di gereja usai ibadah minggu agar tetap tenang dan tidak panik.

Dia mengatakan, dinas terkait sudah mengambil sampel untuk penelitian di laboratorium agar bisa diketahui apa yang menyebabkan ratusan ekor ikan dan biota laut itu mati mendadak.

"Saya bilang masyarakat jangan panik dan marilah kita sama-sama berdoa," papar dia.

Kematian ratusan ikan dan biota laut ini tidak bisa dideteksi apa penyebabnya karena hanya dapat dibuktikan melalui penelitian laboratorium sebab sudah terjadi pada dua titik.

Dia menjelaskan, Desa Lolonluan itu berada di pulau tersendiri dan berhadapan dengan Larat, Ibu Kota Kecamatan Tanimbar Utara dan hanya dipisahkan oleh laut.

Tim dinas perikanan turun pada Minggu, (13/10) malam di Desa Lolonluan dan mereka langsung kembali ke Saumlaki, Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Tanimbar. (mdk/ray)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP