Ican sebut sepupunya ikut perkosa siswi SD usai korban tewas
Merdeka.com - Pengakuan mengejutkan muncul dari keterangan Ican (32), tersangka pemerkosa siswi SD di Palembang berinisial NP (8). Rupanya bukan cuma tersangka yang memerkosa korban, tapi juga sepupunya, Andre (19) yang ikut andil dalam aksi bejatnya itu.
Ican mengaku keterlibatan Andre ketika sepupunya itu mendengar jeritan korban saat dicekik. Lalu, tersangka memanggil Andre untuk menemuinya.
"Andre langsung masuk ke kamar, tapi itu setelah dia (korban) sudah meninggal habis saya cekik," ungkap tersangka Ican di Mapolresta Palembang, Selasa (23/5).
Saat Andre masuk, tersangka Ican keluar. Namun, dia mendengar suara tanda-tanda Andre menyetubuhi korban yang telah tergeletak tak bernyawa.
"Bukan saya sendirian, Andre juga ikut memperkosa tapi pas sudah meninggal," ujarnya.
Tersangka dan Andre sempat panik dalam situasi itu. Keduanya memutuskan mengikat dan memasukkan jasad korban ke karung.
"Kami berdua sama-sama yang masukin ke karung, habis itu disimpan di bawah ranjang," kata tersangka.
Pengakuan tersangka Ican dibantah Andre yang juga telah diamankan polisi, namun masih berstatus saksi. Andre mengaku sama sekali tidak terlibat, apalagi memperkosa korban yang telah tewas.
"Tidak benar itu, tidak benar tuduhan Ican. Saya tidak memperkosanya," kata Andre.
Hanya saja, Andre sempat melihat tersangka menarik korban ke kamar. Dia juga mendengar suara gaduh dari dalam kamar saat perkosaan dan pembunuhan terjadi.
"Saya diamkan saya, saya keluar rumah, karena tidak berani mendekat. Saya pergi menemui keluarga, jauh dari rumah," ujarnya.
Begitu pulang, Andre curiga warga heboh mencari korban. Dia pun teringat kejadian sebelumnya sehingga mengajak keluarga korban mengecek TKP dan menemukan jasad korban. "Saya ingat-ingat, jadi saya buka kamar itu dan terlihat ada karung di bawah ranjang," pungkasnya.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya