Hujan disertai angin, tembok Puskesmas di Surabaya runtuh
Merdeka.com - Bangunan Puskesmas Rangkah di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, ambruk diterjang hujan disertai angin, Senin (13/3) sore. Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja, Kepala Puskesmas Rangkah, Mardiana mengalami luka ringan di bagian jari tangan kanan akibat terkena pecahan kaca.
Peristiwa ini bermula saat hujan deras diserta angin kencang terjadi di Kota Surabaya. Sekitar pukul 14.30 WIB, tiba-tiba dinding atap lantai dua sisi barat bangunan atau berada tepat di ruangan Kepala Puskesmas Rangkah berukuran 3x5 meter.
Saat kejadian itu, Mardiana tengah mengambil handphone di mejanya. Dinding atap ruangannya ambrol menimpa langit-langit ruangan dan jatuh ke bawah. Runtuhan tembok juga menimpa kaca pintu dan jendela ruangan.
Beruntung, runtuhan tembok tidak menimpa Mardiana. Namun, jari tangan kanannya luka terkena pecahan kaca jendela. Akibatnya, si kepala Puskesmas ini terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Adi Husada Surabaya untuk mendapatkan perawatan.
"Kejadiannya sangat cepat, hujan angin yang sangat kencang membuat tembok di ruangan Ibu Mardiana jebol," kata petugas loket Puskesmas, Agus Riyanto di lokasi kejadian.
Saat kejadian, lanjut Agus, posisi Mardiana berada dekat dengan meja kerja dan agak jauh dari tembok yang runtuh. "Ibu kepala Puskesmas (Mardiana) mau ambil HP, tapi tiba-tiba hujan dan ada angin besar. Tapi tembok yang runtuh tidak mengenai ibu, hanya syok dan jari tangan kanannya terkena pecahan kaca," tuturnya.
Sementara pegawai Puskesmas Rangkah yang lain, Sari mengaku, peristiwa tidak membuat Puskesmas diliburkan. Masyarakat yang butuh perawatan tetap dilayani.
"Memang tadi hujan dan anginnya kencang. Tapi kejadiannya (tembok runtuh) di lantai dua, jadi tidak mengganggu aktivitas di Puskesmas," tandas Sari. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya