Hitungan sementara BNPB, kerugian akibat gempa dan tsunami Sulteng capai Rp 10 T

Kamis, 4 Oktober 2018 17:32 Reporter : Merdeka
Hitungan sementara BNPB, kerugian akibat gempa dan tsunami Sulteng capai Rp 10 T Kondisi Balaroa usai gempa Palu. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepekan sudah peristiwa gempa bumi dan tsunami meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah. Sampai hari, tercatat 1.424 warga tewas. Proses evakuasi juga masih terus dilakukan.

Hasil hitungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sementara, nilai kerugian dan kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng) lebih dari Rp 10 triliun. Namun nilai itu bisa jadi lebih besar karena pendataan masih terus dilakukan.

"BNPB masih melakukan pendataan. Tapi kalau dibandingkan dengan yang ada di Lombok, melihat lokasi di Sulteng, perkiraan kerugian dan kerusakan di atas Rp 10 triliun. Kerugian dan kerusakan di Lombok kemarin Rp 18,8 triliun. Ini pasti di atas Rp 10 triliun," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di Kantor BNPB Jakarta Timur, Kamis (4/10).

Sutopo mengatakan, telah menurunkan tim untuk menghitung kerugian dan kerusakan akibat gempa dan tsunami di Sulteng dengan metode cepat. Dia berharap, total kerugian dan kerusakan dapat segera ditetapkan.

"Tim rehabilitasi rekontruksi akan menghitung kerugian dan kerusakan dengan metode quick count (metode cepat), tentu data tersebut juga akan bergerak dinamis seperti di Lombok," ucapnya.

Sementara itu, hingga Kamis (4/10/2019), BNPB menyatakan korban meninggal dunia akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah telah mencapai 1.424 orang. Sebanyak 1.047 jenazah yang telah diidentifikasi telah dimakamkan massal.

"Sampai siang ini, 1.424 orang meninggal dunia. Perinciannya di Donggala 144 orang, di Palu 1.203 orang, Sigi 64 orang, Parigi Moutong 12 orang, dan Pasangkayu Sulawesi Barat 1 orang," jelas Sutopo.

Sutopo mengatakan, sebanyak 2.549 korban luka berat sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit di Kota Palu dan di luar Palu. Sementara itu, korban hilang mencapai 113 orang.

Hingga kini, kata dia, proses evakuasi dan pencarian korban gempa dan tsunami di Sulteng masih terus dilakukan. Sutopo menambahkan jumlah pengungsi mencapai 70.821 jiwa yang tersebar di 141 titik.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com

[lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini