Hilang Tiga Hari saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Perairan Kuala Samboja

Senin, 7 Desember 2020 01:00 Reporter : Saud Rosadi
Hilang Tiga Hari saat Melaut, Nelayan Ditemukan Tewas di Perairan Kuala Samboja Proses evakuasi jenazah Akbar. ©2020 Basarnas

Merdeka.com - Akbar (23), nelayan asal Jeneponto, Sulawesi Selatan yang tinggal di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, ditemukan tim SAR gabungan meninggal di perairan Kuala Samboja. Sebelumnya, dia dilaporkan hilang sejak Jumat (4/12), saat pergi melaut.

Keterangan diperoleh, jasad Akbar ditemukan sekira pukul 11.00 WITA siang ini tadi, berjarak sekitar 7 kilometer dari titik perkiraan perahunya ditemukan di perairan Kuala Samboja.

"Benar, ditemukan meninggal dunia. Korban adalah yang dicari SAR gabungan sejak tiga hari lalu," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta, Minggu (6/12).

Melkianus menerangkan, proses evakuasi sempat terkendala cuaca buruk di perairan. "Tim tadi sempat terkendala ombak dan angin kencang, serta jarak penemuan," ujar Melkianus.

Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Octavianto menjelaskan, sebelumnya, Akbar pergi melaut Jumat (4/12) sore sekira pukul 17.00 WITA. Malam harinya, perahu Akbar terlihat hanyut di perairan.

"Korban tidak terlihat di atas perahunya. Sempat dicari nelayan lain dan keluarganya. Sampai dengan Sabtu (5/12) siang, korban tidak kembali," kata Octavianto.

Diterangkan Octavianto, jenazah korban dibawa ke RSUD Samboja. Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR berakhir dan ditutup. "Semua unsur SAR kembali ke satuan masing-masing untuk kembali bersiaga," demikian Octavianto. [did]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini