Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hilang saat mandi di sungai, bocah 10 tahun ditemukan tewas terjepit kapal

Hilang saat mandi di sungai, bocah 10 tahun ditemukan tewas terjepit kapal Proses evakuasi korban terjepit kapal. ©2017 Basarnas

Merdeka.com - Juan, bocah laki-laki usia 10 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, sekitar jembatan Mahkota II kawasan Sungai Kapih, Samarinda, Kalimantan Timur, pagi ini ditemukan tewas. Jenazahnya berhasil dievakuasi, dan diserahkan ke keluarganya.

Jasad Juan ditemukan sekira pukul 10.15 Wita terjepit di antara 2 kapal yang bersandar di perairan Sungai Mahakam, ke arah hilir sungai. Tim SAR pun bergegas melakukan upaya evakuasi.

"Sudah ditemukan. Berjarak kurang dari 300 meter dari titik diperkirakan korban tenggelam, terjepit di antara LCT (Landing Craft Tank) dalam kondisi meninggal dunia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Gusti Anwar Mulyadi, Sabtu (30/12).

Proses evakuasi sedikit memakan waktu. Tim SAR gabungan melakukan evakuasi dengan cara manual. Sehingga, korban yang hanya mengenakan celana dalam itu, bisa dikeluarkan dari posisinya yang terjepit.

"Setelah dipastikan itu korban yang kita cari sampai hari ini, atas permintaan keluarga, jasad korban dibawa ke rumah duka ya," ujar Anwar.

Anwar menerangkan, dengan penemuan korban, giat SAR dinyatakan selesai, dan 11 unsur SAR gabungan mulai dari unit siaga SAR Samarinda, Polair, Brimob Polda Kalimantan Timur hingga relawan kebencanaan, kembali ke pos masing-masing untuk kembali bersiaga.

Peristiwa itu sendiri, terjadi Jumat (29/12) pagi kemarin, sekira pukul 09.30 Wita. Juan dan temannya, awalnya bermain sepeda di pinggir sungai. Belakangan, dia kemudian memarkir sepedanya, dan berenang mandi ke sungai bersama temannya.

Diduga karena keasyikan berenang di sungai, korban Juan berenang ke arah tengah sungai berarus deras. Tidak berselang lama, korban tidak terlihat lagi di sungai.

"Korban ini terlihat teman-temannya, berenang agak ke tengah sungai. Jadi tidak lama kemudian, korban tidak terlihat lagi," kata Kasi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kaltim-Kaltara Octavianto.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP