Hentikan 162 Kasus, Kenapa Pimpinan KPK Lama Tak Pernah Umumkan?

Jumat, 21 Februari 2020 22:34 Reporter : Merdeka
Hentikan 162 Kasus, Kenapa Pimpinan KPK Lama Tak Pernah Umumkan? KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghentikan 36 penyelidikan kasus dugaan korupsi. Komisi beralasan langkah ini diambil demi memberikan kepastian hukum.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengungkap penghentian kasus penyelidikan dugaan korupsi juga terjadi di zaman sebelum kepemimpinan Firli Bahuri. Dia bahkan menyebut masa kepemimpinan Abraham Samad dan Busyro Muqoddas juga terjadi hal serupa.

"Sebetulnya 36 penyelidikan yang dihentikan adalah penyelidikan tertutup, kalau saya baca datanya ada di tahun 2010, ini perintah penghentian penyelidikan tahun 2012 di tandatangan Pak Abraham Samad. Ada satu lagi, penyelidikan kita hentikan 29 Maret 2011 yang tanda tangan Pak Busyro. dan sampai sekarang penyidik tak menemukan bukti baru yang cukup jadi dihentikan," jelas Alexander di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (21/2).

Selain itu, Alexander juga mengaku di periode pertamanya KPK juga menghentikan penyelidikan sejumlah kasus tindak pidana korupsi. Hanya saja hal itu tidak diungkap ke publik.

"Ada, bahkan kepemimpinan jilid empat termasuk saya di dalamnya saya kira banyak penyelidikan sudah kita hentikan juga saya yakin lebih dari 100 (kasus) lah penyelidikan kita hentikan juga," ungkap Alex.

"Hanya masalahnya saat itu tidak kita umumkan," imbuh dia.

Alexander beralasan, diungkapnya 36 penghentian kasus dugaan korupsi awal kepemimpinan Firli semata hanya untuk transparansi dan keterbukaan agar kerja-kerja KPK bisa lebih diketahui publik. Namun demikian, Alexander tidak menyangka respon publik malah menganggap KPK semakin dilemahkan.

"Jadi ini baru kita lakukan penghentian penyelidikan yang kita umumkan, eh malah ribut malah rame. Sebetulnya ya biasa saja tidak ada sesuatu yang kita sembunyikan, kita mencoba proses transparansi akuntabilitas kita sampaikan," Alexander menandasi.

Baca Selanjutnya: Tak Izin Dewan Pengawas Hentikan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. KPK
  3. Alexander Marwata
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini