Hasil riset tahun 2013 Indonesia target utama kejahatan cyber

Kamis, 9 Oktober 2014 12:39 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Hasil riset tahun 2013 Indonesia target utama kejahatan cyber Cyber attacks. © infowars.com

Merdeka.com - Hasil Lembaga Riset Telematika Sharing Vision menempatkan Tahun 2013 Indonesia menjadi negara urutan pertama target kejahatan dunia maya. Hasil riset itu menyebutkan selama Tahun 2013 ada 42 ribu serangan cyber saban harinya.

"Kita telah menjadi negara yang memiliki risiko tinggi keamanan teknologi informasi. Risiko lainnya yakni cyber intelligence serta cyber espionage. Itu merongrong keamanan perusahaan negara," kata Chief Sharing Vision, Dimitri Mahayana dalam seminar 'Indonesia Cyber Crime Summit 2014' di Aula Barat ITB Bandung, Kamis (9/10).

Dimitri mengatakan, dalam survei yang dilakukannya terhadap setiap perusahaan, terdapat 20 perusahaan menunjukkan jika 65 persen pernah mengalami 'kecelakaan' security. Namun saat ini 82 persennya perusahaan itu telah melakukan pengamanan IT.

Mengenai aktivitas masyarakat Indonesia terhadap internet, kata dia, saat ini masyarakat Indonesia menduduki peringkat pertama dunia dengan persentase sebesar 23,54 persen. "Mungkin suatu saat lebih dari 50 persen aktivitas masyarakat dan kenegaraan dilakukan melalui cyber," ungkapnya.

Terkait menjadi target utama kejahatan cyber, Dimitri meminta semua pihak merapatkan barisan mencari solusi praktis peningkatan ketahanan nasional terhadap serangan kejahatan cyber. Khususnya di sisi keamanan.

"Karena ketika era semakin maju, dan cybercrime merajalela maka sulit jika dilakukan tindakan penanggulangan saat terlanjur terjadi," katanya. [hhw]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini