Hari ke-6, sebanyak 159 penyelam diterjunkan cari korban Lion Air PK-LQP

Sabtu, 3 November 2018 09:54 Reporter : Ronald
Hari ke-6, sebanyak 159 penyelam diterjunkan cari korban Lion Air PK-LQP proses evakuasi korban lion air jatuh di karawang. ©2018 Merdeka.com/lion air

Merdeka.com - Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian korban dan kepingan Lion Air PK-LQP yang jatuh di Perairan Karawang, Jawa Barat. Memasuki hari ke enam proses evakuasi, setidaknya sebanyak 159 orang penyelam diterjunkan. Hal ini berdasarkan data yang terpasang di Posko Evakuasi, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11).

Adapun 159 terdiri dari Basarnas Spesial Group (BSG) 41 orang, Kansar Semarang 5 orang, POSSI Semarang 6 orang, Indonesia Diver 5 orang, Kopaska 38 personel, Denjaka 28 personel dan dari pasukan Taifib sebanyak 17 personel.

Lalu, juga ada penyelam dari KPLP 7 orang, Brimob Unit Delta sebanyak 4 orang dan PB Possi sebanyak 8 orang. Selanjutnya dalam operasi hari ini juga melibatkan sebanyak 869 personel gabungan.

Sebelumnya, Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, Senin 29 Oktober lalu.

Hingga Jumat (2/11) malam, total sudah ada 73 kantong jenazah yang diamankan oleh Tim SAR dari lokasi jatuhnya Lion Air di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Dari total bagian tubuh jenazah yang diperoleh, baru empat orang yang sudah teridentifikasi.

Corporate Communications Lion Air, Ramaditya Handoko mengatakan, Jumat Pukul 21.45 WIB, Tim SAR menemukan 8 kantong jenazah.

"Sehingga jumlah menjadi 73 kantong, dengan rincian per 01 November sembilan kantong, 31 Oktober delapan kantong, 30 Oktober 24 kantong, 29 Oktober 24 kantong," kata Ramaditya, Sabtu (3/11). [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini