Hari ini, Dahlan diperiksa sebagai tersangka kasus mobil listrik

Senin, 6 Februari 2017 02:00 Reporter : Masfiatur Rochma
Hari ini, Dahlan diperiksa sebagai tersangka kasus mobil listrik Dahlan Iskan ditahan Kejati Jawa Timur. ©2016 Merdeka.com/Masfiatur Rochma

Merdeka.com - Kasus dugaan korupsi pengadaan 16 unit mobil jenis elektrik mikrobus, dan elektrik eksekutif bus pada PT BRI (Persero), PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dan PT Pertamina (Persero) menjerat mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan. Dahlan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung.

Rencananya, mantan direktur PLN tersebut akan diperiksa oleh penyidik Pidana Khusus (Pidsus), Senin (6/2). "Memang benar akan ada pemeriksaan terhadap Pak DI," terang Kasi Penkum Kejati Jawa Timur, Richard Marpaung, Minggu (5/2).

Pemeriksaan itu sendiri, rencananya akan dilakukan di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Mengingat, Dahlan saat ini sedang menjalani proses hukum, masuk persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya dalam perkara dugaan korupsi PT Panca Wira Usaha.

"Jadwal pemeriksaannya pukul 09.00 WIB," tuturnya.

Perlu diketahui, proyek pengadaan 16 mobil listrik diduga membuat kerugian negara nilainya sekitar Rp 32 miliar di tiga perusahaan dibawah naungan BUMN.

Saat masih menjabat sebagai menteri BUMN pada 2013 silam, Dahlan meminta PT BRI, PT Perusahaan Gas Negara, dan PT Pertamina untuk menjadi sponsor pengadaan mobil listrik guna mendukung KTT APEC di Bali.

Setelah proyek itu rampung dikerjakan, 16 mobil listrik berjenis electric microbus dan electric executive bus itu rupanya tak dapat digunakan.

Mobil itu hanya diubah pada bagian mesin sehingga fungsi mobil tidak optimal. Hasil uji di ITB menyatakan bahwa pembakaran bahan bakar di mesin tidak optimal dan mengakibatkan mesin cepat panas dan turun mesin.

[did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini