Hadiri Global Refugee Forum, Meutya Hafid Ajak Dunia Berbagi Beban Soal Pengungsi
Merdeka.com - Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mewakili Indonesia pada Global Refugee Forum 2019 di Jenewa, Swiss 17-18 Desember 2019. Dia mengajak negara-negara untuk berbagi beban dan tanggung jawab terhadap masalah pengungsi di dunia.
"Global Refugee Forum yang baru diselenggarakan tahun ini, memainkan peran monumental dalam menekankan kembali implementasi tanggung jawab seluruh terhadap krisis pengungsi global," kata Meutya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/12).
Meutya menuturkan, meski Indonesia bukan negara penandatangan Konvensi Pengungsi tahun 1951, tetapi Indonesia mematuhi beberapa prinsip dalam konvensi itu. Antara lain non-refoulment, non-penalization dan non-discrimination serta bertindak jauh dari kewajiban sebagai negara transit bagi hampir 14.000 pengungsi dari 42 negara.
"Bahkan Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden di tahun 2016 untuk memberikan landasan hukum penanganan terhadap pengungsi dari luar negeri," ujarnya.
Lebih lanjut, Politikus Partai Golkar itu mengatakan Indonesia telah memberikan akses kepada anak para pengungsi untuk mendapatkan pendidikan. Termasuk memberikan kesempatan untuk mendaftar di sekolah Indonesia.
"Selain pemerintah juga memberikan bantuan secara terus-menerus bagi para pengungsi perempuan dan anak-anak yang sakit," lanjutnya.
Dia juga menyoroti kebijakan sejumlah negara yang menutup pintu bagi pengungsi. Untuk itu, Meutya mengusulkan peningkatan kerja sama internasional untuk menangani masalah pengungsi.
"Melalui dialog dari negara asal pengungsi, negara transit dan negara tujuan dan memformulasikan solusi jangka panjang, dan saling berbagi tanggungjawab," tandas Meutya.
Global Refugee Forum 2019 dibuka di Jenewa 17 Desember 2019. Forum ini dihadiri oleh beberapa kepala negara di antaranya Recep Tayyib Erdogan, Presiden Turki dan dipimpin oleh Kepala United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), Filippo Grandi. GRF terselenggara atas usul dari Turki, Ethiopia, Jerman, Kosta Rika dan Pakistan.
Sumber: Liputan6.com
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya