H-4 Pilkada serentak, anggaran sudah terealisasi 83 persen
Merdeka.com - Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri, Sumule Tumbo menyatakan dari anggaran Rp 19 triliun, sudah 83 persen telah terealisasi ke pelaksana pemilihan kepala daerah yang melaksanakan pilkada serentak pada 27 Juni. Angka tersebut akan terus bertambah seiring pelaksanaan pilkada tinggal 4 hari.
"Secara data sampai saat ini sampai minggu terakhir 83 persen realisasinya dan berkembang terus secara dinamis," ujar Sumule di kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Sabtu (23/4).
Sumule mengatakan, ada beberapa faktor penyebab persentase realisasi anggaran yang diperuntukkan untuk Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), dan Badan Pengawasan Pemilihan Umum Daerah (Bawaslu daerah), belum mencapai 100 persen. Satu di antaranya adalah kurang adanya komunikasi pemerintah daerah terkait pelaksanaan pertanggungjawaban anggaran.
Ia menuturkan, pertanggungjawaban yang dimaksud yaitu laporan penggunaan anggaran setelah tiga bulan pelaksanaan Pilkada. Jika dari laporan penggunaan anggaran tercatat ada sisa, maka harus dikembalikan ke pemerintah daerah.
Sebagai bentuk pengawasan, Sumule mengatakan pihaknya juga membuat grup Whatsapp berisikan pemangku jabatan daerah yang melaksanakan Pilkada. Sehingga, kurangnya informasi dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, termasuk Kemendagri melalui Ditjen Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah.
"Sesuai dengan keuangan, kami lakukan pembinaan antara lain, rakor, teknis evaluasi realisasi pendanaan, dan kemudian kita juga buat grup Whatsapp untuk komunikasi secara terus menerus bahwa secara regulasi clear enggak ada masalah," imbuhnya.
Berdasarkan rinciannya, anggaran untuk KPUD atau Bawaslu Daerah berkisar Rp 12,3 triliun untuk KPUD dan Bawaslu Daerah, sisanya diperuntukkan bagi pihak keamanan.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya