Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

H-2 Nyepi, warga mulai tinggalkan Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk

H-2 Nyepi, warga mulai tinggalkan Bali lewat Pelabuhan Gilimanuk arus penyeberangan di Gilimanuk. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Arus kendaraan yang meninggalkan Bali melalui pelabuhan Gilimanuk mulai meningkat jelang Hari Raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 28 Maret besok. Volume kendaraan mulai terlihat pada Sabtu malam kemarin.

Pantauan merdeka.com, Minggu (26/3), baik sepeda motor, mobil pribadi dan bus pariwisata maupun bus AKAP memadati pelabuhan Gilimanuk. Kendaraan paling banyak adalah sepeda motor.

Dari data ASDP Pelabuhan Gilimanuk, tercatat kenaikan jumlah kendaraan mencapai 100 persen dibanding hari biasanya. Kenaikan tersebut masih akan terjadi hingga nanti malam dan besok siang.

Kendati ada peningkatan, loket tiket untuk roda dua masih dibuka dua loket. Sejumlah pemotor mengaku sengaja pulang ke kampung halaman mereka karena liburan yang cukup panjang.

Namun meskipun terjadi lonjakan yang cukup tajam, antrean kendaraan roda dua hanya sampai di luar loket tiket atau setelah pemeriksaan Pos I.

Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Sugeng Purwono, dikonfirmasi membenarkan adanya kenaikan jumlah kendaraan yang menyeberang ke Ketapang dari Gilimanuk.

Dari data yang dirangkum ASDP, roda dua ada kenaikan hingga 100 persen. Dari normalnya antara 1.000 hingga 1.500 unit, terhitung Sabtu kemarin tercatat sudah ada 3.589 unit yang menyeberang ke pulau Jawa.

Begitu pula untuk Golongan IV atau roda empat, 2.365 unit dan truk 1.835 unit. Dibandingkan hari-hari biasa ada kenaikan signifikan, hampir 100 persen.

"Untuk melayani penyeberangan di Selat Bali, ASDP Ketapang-Gilimanuk menyiagakan 30 Kapal Motor Penumpang (KMP) untuk bersandar di tujuh dermaga, terdiri dari tiga dermaga MB dan 1 ponton serta 3 LCM," terang Purwono.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP