Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gus Ipul: Jatim dikepung 400 juta ton sampah tiap tahun

Gus Ipul: Jatim dikepung 400 juta ton sampah tiap tahun Ilustrasi sampah di kali. ©2017 merdeka.com/iqbal s nugroho

Merdeka.com - Sampah, menjadi problem serius di Jawa Timur. Setiap tahunnya, tercatat ada sekitar 400 juta ton sampah. Namun yang terdeteksi hanya sekitar 170 juta saja. Dan dari jumlah itu, sekitar 20 jutanya berasal dari limbah industri kecil.

Menurut Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), ratusan juta ton sampah ini, dampak langsung dari kegiatan industri, rumah sakit, Puskesmas, rumah tangga, pertambangan, dan lain sebagainya. "Tapi karena berbagai kendala, sampah-sampah ini tidak mendapat perhatian serius," tulis Gus Ipul dalam rilisnya, Jumat (15/12).

Selain itu, minimnya kesadaran terhadap dampak sampah juga menjadi problem. "Kita sering tanpa sadar membuat sampah. Sehingga membuat lingkungan tidak sehat," lanjutnya.

Botol minuman sebagai salah satu contoh persoalan sampah. Di banyak negara, katanya, terutama di kota-kota besar di dunia, persoalan sampah botol air minum sudah mulai bisa tertangani. Masyarakat bisa diajak terlibat.

"Di luar negeri, orang ke mana-mana sudah biasa bawa tempat minum sendiri. Mereka mengisi tempat minumnya dari keran-keran air minum yang sudah disiapkan oleh pemerintah. Jadi nggak ada buang botol sembarangan. Ini bisa jadi alternatif untuk diduplikasi di sini," ucapnya.

Diakui Gus Ipul, di Jawa Timur tercatat ada sekitar 400 juta ton sampah yang dihasilkan setiap tahun. "Dari jumlah itu, yang terdeteksi hanya 170 juta. Sekitar 20 juta berasal dari limbah industri kecil."

Namun, tegas Gus Ipul, tak perlu khawatir. Sebab, ada solusi menarik untuk menyelesaikan persoalan sampah-sampah ini. Dengan belantung BSF (black soldier fly) atau tentara lalat hitam, bisa menjadi solusinya. Belatung BSF akan menyulap sampah menjadi keuntungan ekonomis.

"Solusi penyelesaian sampah melalui belatung ini muncul saya saya dan LSM Forward bertemu. LSM Forward ini lembaga yang konsen menyuarakan isu lingkungan," akunya. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP