Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Guru Ngaji di Denpasar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Indekos

Guru Ngaji di Denpasar Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Indekos Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Seorang pria bernama Hartana Yasa (60) yang merupakan guru ngaji asal Kabupaten Bangli, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar indekosnya di Jalan Drupadi, Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Bali, pada Rabu (17/3) pukul 16.00 Wita.

"Pada pukul 17.30 Wita unit ambulans BPBD tiba di TKP. Selanjutnya, mayat korban di bawa ke Rumah Sakit Sanglah untuk tindakan selanjutnya," kata Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Rabu (17/3) malam.

Sementara, dari keterangan saksi bernama I Nyoman Dipa Utama menyampaikan, pada Minggu (14/3) atau saat Hari Raya Nyepi, korban terlihat tidak keluar dari kamarnya.

Kemudian, pada Rabu (17/3) sekitar pukul 10.00 Wita, saksi mencium bau tidak enak dari kamar korban. Lalu saksi bersama saksi lainnya di depan TKP melihat lewat lopster kamar korban dan korban tertelungkup meninggal dunia.

"Lalu, saksi menghubungi BPBD dan pihak kepolisian, sekitar pukul 16.00 Wita. Kemudian polisi, saksi bersama tetangga kos membuka jendela kamar dengan cara mencongkel, karena kamar korban terkunci dari dalam," imbuhnya.

Sementara, dari keterangan saksi I Gede Sunantara dirinya tau korban meninggal karena diberi tahu saksi lainnya dan korban terlihat terlungkup di kasur kulit sudah berwarna biru atau lebam mayat korban. Sehingga, saksi menghubungi pemilik indekos bernama I Wayan Jendra dan pihak kepolisian.

Selanjutnya, mencongkel jendela kamar korban, dan terlihat korban terlungkup, kepala mengarah ke barat tidak menggunakan pakaian cuma pakai celana dalam warna abu-abu.

Dari keterangan saksi I Wayan Jendra, bahwa korban saat ditemukan sudah mengeluarkan bau menyengat. Selain itu, korban diketahui menderita sakit stroke tapi korban bisa melakukan aktivitas sehari-hari dan korban tinggal seorang diri.

"Posisi korban (saat ditemukan) tidur telungkup, kepala berada di sebelah barat. Korban menggunakan pakaian hanya menggunakan celana dalam warna abu-abu, keadaan mayat sudah berbau dan lebam-lebam," ujarnya.

Sementara, barang-barang yang ditemukan dekat korban, adalah handuk kecil warna oranye, baju kemeja lengan panjang warna putih bercorak garis-garis.

"Pukul 17.20 Wita tim identifikasi tiba di TKP. Selanjutnya, melakukan tindakan indentifikasi, dugaan korban meninggal karena sakit stroke kambuh dan epilepsi atau ayan," ujar Iptu Sukadi.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP