Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur Isran Tidak Mempermasalahkan jika Kaltim Batal Jadi Ibu Kota Negara

Gubernur Isran Tidak Mempermasalahkan jika Kaltim Batal Jadi Ibu Kota Negara Isran Noor. langsungpilih.com

Merdeka.com - Dalam sidang tahunan MPR, Presiden Joko Widodo menyatakan pulau Kalimantan jadi lokasi pemindahan Ibu Kota negara yang baru. Bagi Kalimantan Timur, jika tidak terpilih jadi lokasi Ibu Kota negara baru bukanlah masalah.

"Kaltim kalau tidak dipilih, tidak masalah. Kita dukung terus, di mana pun pemerintah memindahkan ibu kota negara," kata Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor di DPRD Kalimantan Timur, Samarinda, Jumat (16/8).

Isran kembali menegaskan, dia sebelumnya telah bertemu Jokowi, membahas kesiapan Kaltim sebagai calon Ibu Kota negara menggantikan Jakarta. "Tenang saja, sudah saya jelaskan kan. Tenang saja, Belanda sudah lari," ujar Isran.

Isran juga memastikan masyarakat Kaltim juga tidak persoalkan Kaltim tidak terpilih. "Kita dukung sepenuhnya, atas keputusan politik. Kalau Kaltim terpilih, kita harus ikut berpartisipasi, mendukung dan memberikan beberapa kebijakan yang harus kita mulai, kalau nanti diumumkan. Tapi tenang aja. Kalian percaya saja," sebut Isran tanpa merinci maksud pernyataannya.

Bappenas bersama dengan 5 Pemprov di Kalimantan dijadwalkan bertemu membahas konsultasi pusat, dalam rangka penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Pertemuan itu dijadwal berlangsung selama 2 hari pada 20-21 Agustus 2019, dan dihadiri Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. "Rapat teknis dengan Menteri Bappenas di Balikpapan. Soal penamaan seperti DKI (Daerah Khusus Ibu Kota), itu urusan nanti," sebut Isran.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP