Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Grab Sebut Pegawainya Tak Terbukti Beri Penilaian Buruk Karena Persaingan Bisnis

Grab Sebut Pegawainya Tak Terbukti Beri Penilaian Buruk Karena Persaingan Bisnis Penumpang Taksi Online dipolisikan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Grab membantah pegawainya yang dilaporkan ke polisi karena memberikan penilaian buruk pada operator lain dikarenakan persaingan bisnis. NR dipolisikan NU yang merupakan pengemudi taksi online yang merasa NR sengaja memberikan penilaian satu bintang terhadapnya.

Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreiannomengatakan, pihaknya telah menerima informasi bahwa salah satu pegawai diduga telah sengaja memberikan penilaian buruk kepada pengemudi taksi online. Sehingga dilaporkan ke pihak kepolisian pada 14 Desember 2018.

"Hasil investigasi menyeluruh bersama dengan Polres Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya menyatakan bahwa pegawai kami tidak terbukti melakukan tindakan yang dituduhkan dan sudah dibebaskan dari tuduhan tersebut," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (17/12).

Dia menegaskan, Grab senantiasa menjunjung tinggi integritas dalam melaksanakan pekerjaan. Grab juga selalu mengedepankan persaingan sehat berlandaskan etika dan moral.

"Menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman merupakan misi utama kami, dan yang kami harapkan juga dipegang teguh oleh seluruh pegawai kami," tutup Sonnya.

Sebelumnya, NU menduga NR sengaja memberikan penilaian buruk kepada pengemudi taksi online dengan motif persaingan bisnis. Sebab, dari tangan NR didapati tanda pengenal perusahaan taksi online lainnya.

Korban NU mengatakan, dirinya sering mendapatkan order dari pelaku yang diketahui berinisial NR. "Dia sudah sering dan namanya juga sudah tersebar di grup kami kalau dia memang sering beri penilaian buruk, sehingga banyak kawan-kawan terkena suspend," jelasnya saat dihubungi, Jumat (14/12).

NR ditangkap oleh NU saat sedang mengorder Gocar. Ketika itu, dirinya sengaja menerima order dari NR untuk menangkapnya.

"Setelah saya terima order langsung kami bawa ke polres bersama kawan-kawan," ujarnya.

Oleh karena itu, ia bersama-sama kawan sesama pengemudi Gocar langsung melaporkan ke Polres Jakarta Utara. Namun, pihak polres Jakarta Utara melimpahkan penanganan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.

Saat dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan pelaporan tersebut. Sedangkan, motif masih dalam penyelidikan. "Masih kita dalami laporannya begitu juga motifnya," katanya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP