Gibran: 22 Warga Terpapar Covid-19 di Hunian Sementara Sudah Terkendali
Merdeka.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, 22 warga terpapar Covid-19 yang tinggal di hunian sementara (huntara) Kelurahan Mojo, Pasarkliwon, sudah terkendali.
“Itu kebanyakan sudah kembali kok, tenang aja. Semuanya terkendali yang di Mojo,” ujar Gibran seusai rapat di balai kota, Senin (15/3).
Dia menyatakan, munculnya klaster baru di Kelurahan Mojo, akan menjadi bahan evaluasi. Diantaranya tempat tinggal yang saling berdekatan, yang sangat beresiko terjadinya penularan Covid-19.
“Nanti lingkungan Mojo, Semanggi itu akan kita sentuh semua untuk mengurangi area kumuh. Itu ke depan jadi bahan evaluasi kami. Tapi yang di Mojo itu sudah terkendali kok,” tandasnya.
Gibran tidak memungkiri, jika saat ini masyarakat agak kurang tertib untuk menerapkan protokol kesehatan, akibat pelonggaran yang diberikan oleh Pemkot Solo. Namun ia yakin ke depan masyarakat akan lebih tertib.
Seperti diberitakan sebelumnya, 22 warga yang tinggal di huntara Kelurahan Mojo, Pasarkliwon Solo terpapar Covid-19.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kasus tersebut sudah ditangani oleh dinas terkait.
“Iya ada 22. Sudah ditangani, sebagian sudah dibawa ke Donohudan,” ujar Ahyani, Jumat (12/3).
Ahyani menduga penularan Covid-19 terjadi akibat padatnya penghuni huntara. Selain itu, lanjut dia, banyak warga yang tidak disiplin menetapkan protokol kesehatan. Akibatnya penularan virus tak bisa dihindarkan.
Lurah Mojo, Margono menyampaikan, munculnya 22 kasus baru tersebut merupakan hasil tracing dari 2 orang wanita yang meninggal karena positif Covid-19.
Sementara itu berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Solo, hingga Minggu (14/3) akumulasi jumlah kasus Covid-19 di Solo mencapai 9.732. Dari jumlah tersebut 8.914 diantaranya sembuh, 293 menjalani isolasi, 52 dirawat di rumah sakit dan 473 lainnya meninggal dunia.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya