Gempa Magnitudo 5,1, Sejumlah Bangunan di Buleleng Bali Rusak
Merdeka.com - Akibat gempa tektonik magnitudo 5,1 di Buleleng, sejumlah bangunan milik warga rusak. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin, menyampaikan sebuah bangunan rusak di Desa Telaga, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, kemudian satu bangunan rusak di Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng.
"Kerusakan bangunan (juga) toko di Desa Musi, Kecamatan Gerokgak (Kabupaten Buleleng), tembok bangunan retak milik Sachrul Ramdani," kata Rentin, Kamis (14/11) malam.
Laporan tersebut, ia update pada pukul 19:30 Wita dan untuk korban nihil. Kemudian untuk total kerugian belum dipastikan.
"Korban jiwa nihil. Update laporan pukul 19.30 Wita," ujar Rentin.
Hoaks Sirene Bunyi
Selain itu, dia membantah gempa tersebut mengakibatkan air laut surut dan sirine tsunami berbunyi di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, berbunyi. Kata dia, informasi itu adalah hoaks.
"Baru saja saya hubungi Camat Seririt Nyoman Riang Pustaka menegaskan dua hal. Tidak benar air laut surut dan tidak benar sirine tsunami berbunyi," katanya.
"Saat ini Bapak Camat dan Perbekel Pengastulan sedang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik," terang Rentin.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya